Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Namun, tahu kah kamu, angkringan yang sudah buka sejak tahun 2011 ini memang ramai pembeli. Lantas apa saja menunya?

Baca: Mbak Dewi, Penjual Angkringan Viral di Nusukan Solo Ini Ternyata Sering Dimintai Selfie Pelanggan

Mengutip dari Solopos.com, memang tak ada yang begitu istimewa dari angkringan yang dikelola janda cantik beranak satu tersebut. Menunya standar. Bisa dibilang seperti angkringan pada umumnya.

Di atas meja, yang dijajahkan adalah menu andalan khas angkringan di Solo. Mulai dari gorengan, bacem, nasi sambal bandeng, dan sayuran. Semua itu merupakan sajian sehari-hari.

Baca: Viral! Beli Tanah di Kudus Ini Bonus Mempersunting Janda Cantik

Namun daya tarik warung angkringan ini ada pada sosok penjualnya, Dewi. Sosoknya yang muda, cantik dan berpenampilan menarik menjadi magnet kuat orang-orang untuk datang, utamanya kaum Adam.

Apalagi janda satu anak ini berpembawaan supel atau ramah. Dewi pun dengan sabar melayani permintaan selfie beberapa pembeli pria.

[caption id="attachment_194161" align="aligncenter" width="880"] Dewi Novita Wati, 27, membuat minuman untuk pembeli, Selasa (25/8/2020) siang, di tempatnya berjualan di Distrikan RT 004/RW 011 Nusukan, Banjarsari, Solo. (Solopos.com-Kurniawan)[/caption]

“Banyak yang datang ke sini karena penasaran lihat gambar angkringan saya di medsos. Banyak banget dari mereka yang kemudian minta foto bareng saya. Ya saya layani saja sekaligus untuk promosi,” aku Dewi.

Dia mengaku baru dua tahun terakhir berjualan angkringan. Warga Minapadi RT 2/RW 9 Nusukan Solo itu melanjutkan usaha ayahandanya yang meninggal dunia dua tahun lalu.“Awalnya angkringan ini yang ngelola bapak. Tapi setelah meninggal dunia dua tahun lalu, saya yang melanjutkan. Menunya ya sama saja seperti angkringan kebanyakan,” sambung wanita berambut panjang itu.Baca: Video Gus Mus Kritik Tak Ada Merah Putih di Alun-Alun Rembang Viral: Apa Lupa, Apa Sibuk Pilkada?Selain berbagai gorengan, angkringan Dewi juga menyediakan aneka sayur masakannya sendiri. Seperti rica ayam, lodeh, soto dan kare. Angkringan Dewi buka mulai pukul 06.00 WIB hingga 14.00 WIB.“Dulu pas Bapak yang pegang buka malam. Tapi tidak kuat lalu buka pagi hingga siang. Terus saya lanjutkan buka pagi sampai siang pukul 14.00 WIB,” terang dia.Angkringan Dewi mampu meraup omzet kotor hingga Rp 250.000 per hari.“Soalnya saya masak ya enggak banyak setiap harinya. Kalau sayuran sudah habis ya sudah. Setelah jualan saya di rumah saya main sama anak semata wayang saya yang baru berumur lima tahun, sembari menyiapkan bahan-bahan sayuran buat besok,” tutur Dewi. Penulis: SupriyadiEditor: SupriyadiSumber: Solopos.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler