Kamis, 23 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Meski begitu, mobil pemadam kebakaran keluar masuk di area pabrik Polytron Demak untuk proses pendinginan.

"Informasi dari BPBD (Kabupaten Demak), padamnya pukul 06.00 WIB," jelas Kapolsek Sayung, AKP Priyono, saat dihubungi Detikcom.

Sebelumnya, kebakaran melanda gudang PT Hartono Istana Teknologi (Polytron) di Jalur Pantura KM 9, Jalur Semarang-Demak, atau di Kecamatan Sayung, Demak, tersebut terbakar sejak, Selasa (1/9/2020) pukul 13.00 WIB.

Baca: Gudang Polytron Sayung Demak Terbakar

Bagian yang terbakar adalah gudang sparepart bahan elektronik. Polisi juga menyebut api tak kunjung padam karena gudang itu berisi biji plastik dan kardus.

Kobaran api baru bisa dikuasai oleh petugas setelah 17 jam kemudian. Hingga saat ini belum diketahui taksiran angka kerugian serta kemungkinan adanya korban jiwa atau korban terluka akibat kejadian tersebut.

Ada beberapa kendala yang dihadapi petugas pemadam kebakaran untuk menjinakkan api. Mulai dari angin kencang yang melanda lokasi, hingga akses lalu lintas menuju gudang tersebut yang padat.
Gudang milik Polytron yang terbakar tersebut berada di pinggir jalan raya Semarang-Demak. Pada jam-jam sibuk, jalanan tersebut kerap mengalami kemacetan.Kepala Bidang Operasional Pemadam Kebakaran Kota Semarang, Trijoto P. Sakti, melalui pesan WhatsApp (WA) kepada Solopos.com, Selasa petang, mengaku mengerahkan sekitar 25 personel pemadam kebakaran untuk memadamkan api. Selain itu ada empat unit mobil Damkar yang berada di lokasi.Trijoto mengatakan hampir semua gudang Polytron ludes terbakar. Menurutnya gudang Polytron yang terbakar menyimpan semua produk AC, televisi, dan kulkas. Namun, pihaknya belum bisa menaksir kerugian akibat peristiwa kebakaran itu."Yang jelas, karena apinya sangat besar, kemungkinan besar ini bisa sampai besok pagi. Soalnya semua perkakas elektroniknya mudah terbakar. Isinya AC, televisi, dan kulkas,” imbuhnya. Penulis: SupriyadiEditor: SupriyadiSumber: Detikcom, Solopos

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler