Jubir Satgas Covid-19 Sebut Kasus Aktif Kota Semarang Tertinggi di Indonesia
Murianews
Jumat, 18 September 2020 09:53:52
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Hal itu disampaikan Wiku saat menggelar jumpa pers di Kantor Presiden, Kamis (17/9/2020).
Dalam jumpa pers itu, Wiku menyebut jumlah kasus aktif Covid-19 di Indonesia terus mengalami peningkatan. Per 17 September 2020 di Indonesia mencapai 56.729 kasus atau 24,4% dibandingkan rata-rata dunia di angka 24,26%.
Disebutkan terus terjadi peningkatak sejak Maret-September. Namun melihat grafik rata-ratanya, pada Maret di angka 91,26% dan Agustus menjadi 28,26%.
Dari 514 kabupaten/kota propinsi terbanyak adalah kabupaten/kota dengan 1-50 kasus aktif. Ada 292 kabupaten/kota atau 56,8% dari total keseluruhan kabupaten/kota yang ada di Indonesia.
“Ini adalah kabar baik, namun yang perlu menjadi perhatian kita semuanya, masih ada 11 kabupaten/kota lebih dengan kasus aktif lebih dari 1000 kasus,” ujar Wiku seperti dikutip Solopos.com.
Berdasarkan data analisa mingguan per 13 September, 11 kabupaten/kota itu yakni Kota Semarang dengan 2.591 kasus, Kota Medan (1.475), dan Kota Bekasi (1.407).
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



