Kamis, 23 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Data Dinas Kesehatan Kota (DKK) Salatiga menyebutkan per Jumat (9/10/2020), ada tambahan satu kasus kematian akibat Covid-19 di wilayah tersebut.

Dengan demikian, hingga saat ini sudah ada lima orang warga Salatiga yang dinyatakan meninggal akibat terpapar virus corona. Padahal, Juli lalu atau empat bulan setelah penetapan masa pandemi, Salatiga masih nihil kasus kematian Covid-19.

Kepala DKK Salatiga Siti Zuraidah mengatakan, kasus kematian terbaru akibat Covid-19 itu terjadi di Kelurahan Kutowinangun Kidul. Korbannya, seorang pasien laki-laki berusia 71 tahun.

"Pasien (meninggal) lansia (anjut usia]), usianya 71 tahun. Dia sudah suspect di rumah sakit. Punya penyakit penyerta sakit jantung kronis," ujar Zuraidah seperti dikutip Solopos.com.

https://www.instagram.com/p/CGJsxucjv85/

Selain mengumumkan adanya tambahan pasien yang meninggal akibat Covid-19, Zuraidah menyebutkan adanya kasus penularan Covid-19 di lingkungan pengajian tingkat rukun tetangga (RT) atau klaster.

Total sudah ada empat orang dari kelompok pengajian itu yang dinyatakan positif Covid-19. Empat orang ini seluruhnya berjenis kelamin perempuan dan berusia di atas 50 tahun.

Dalam kesempatan itu, Zuraidah juga menyebutkan ada tambahan satu pasien yang dinyatakan positif Covid-19 setelah memiliki gejala anosmia atau kehilangan indera penciuman.“Jadi pasien ini memiliki gejala anosmia. Lalu, dia berinisiatif memeriksakan diri ke puskesmas dan ternyata positif Covid-19,” jelas Zuraidah.Ia pun menyarankan kepada warga yang memiliki gejala yang mirip Covid-19 untuk tidak takut memeriksakan diri. Petugas kesehatan akan memberikan pelayanan terbaik guna memberikan penanganan kepada pasien sebelum terlambat.Sementara itu, hingga kini total kasus Covid-19 di Salatiga mencapai 257. Perinciannya, 23 orang masih menjalani perawatan, 229 orang dinyatakan sembuh, dan lima meninggal dunia.https://www.youtube.com/watch?v=CwOqKlB3SrI Penulis: SupriyadiEditor: SupriyadiSumber: Solopos.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler