Mobil Terguling di Tol Solo-Ngawi, Wakil Ketua DPRD Pekalongan Meninggal Dunia
Murianews
Selasa, 20 Oktober 2020 16:03:20
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Kapolres Sragen AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo melalui Kanit Laka Satlantas Ipda Irwan Marvianto membenarkan kecelakaan itu. Insiden itu berawal saat mobil Toyota Fortuner berpelat nomor G 21 NW yang dikemudikan sang sopir Syaiful Huda, warga Tunjungsari, Kajen, Pekalongan dengan penumpang Nunung Sugiantoro melaju di tol dari arah Solo ke Ngawi.
Sesampainya di lokasi tepatnya di sebelah barat jembatan penyeberangan orang (JPO) Gondang, Sragen, tiba-tiba mobil itu lepas kendali sehingga menabrak pembatas jalan dari beton di sebelah kiri tol. Akibatnya mobil itupun terguling.
“Korban penumpang (Nunung Sugiantoro) mengalami luka serius pada bagian kepala, tangan kanan dan leher patah, dan meninggal dunia. Sementara pengemudi mobil mengalami patah tulang pada kaki kanan dan kini masih dirawat di RSUD Sragen. Kami sudah melakukan langkah-langkah olah kejadian perkara dan mencatat keterangan saksi-saksi,” katanya seperti dikutip Solopos.com.
Iwan juga menghubungi pihak keluarga korban. Dari informasi pihak keluarga, ujar Irwan, korban Nunung merupakan salah satu anggota DPRD Kabupaten Pekalongan. Irwan mengaku masih mendalami kasus tersebut. ia sempat melihat kondisi mobil yang ringsek dengan kondisi tanpa dua ban depan.
Sementara pihak keluarga sudah datang ke RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen untuk mengurus pemulangan jenazah korban. Pihak keluarga korban menolak untuk diwawancarai terkait dengan kondisi korban.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



