Kamis, 23 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Semarang – Penanganan banjir yang melanda Kota Semarang bakal menjadi perhatian serius Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi (Hendi) dalam kepemimpinannya yang kedua. Orang nomor satu di Kota Atlas itu juga berjanji akan fokus dan segera mengevaluasi bencana tersebut.

Hal itu diungkapkan Hendi usai dilantik sebagai Wali Kota bersama wakilnya Hevearita Gunaryanti Rahayu (Ita) di Gedung Gardhika Bhakti Praja Semarang, Jumat (26/2/2021).

"Evaluasi banjir di Kota Semarang menjadi program jangka pendek yang bakal kami lakukan. (Banjir) itu akan menjadi evaluasi kita seminggu, dua minggu ini. Kita lakukan evaluasi, akan upayakan yang terbaik untuk masyarakat Semarang," tegas Hendi seperti dikutip Detik.com.

Hendi juga mengimbau kepada masyarakat Kota Semarang untuk selalu waspada potensi banjir. Sebab, kondisi cuaca sedang ekstrem.

"Saya minta kepada masyarakat untuk tetap waspada saat hujan. Mohon dengan sangat untuk bisa mengungsi ke tetangga dan saudara untuk keamanan kenyamanan semua," pesan Hendi.

Untuk diketahui, banjir di Kota Semarang menggenang sejak hujan lebat pada Selasa (23/2) sore lalu. Beberapa titik langsung surut namun masih ada yang terendam antara lain di Pantura Genuk.
Sementara itu, pelantikan kepala daerah di Jawa Tengah ini dilakukan oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Ganjar berpesan kepada 17 kepala daerah yang dilantik hari ini agar berkoordinasi soal penanganan bencana, salah satunya soal banjir.Ganjar meminta daerah hulu ikut membantu agar menjaga resapan air agar tidak ada banjir kiriman ke daerah hilir. Misalnya saja Kabupaten Semarang yang membantu menjaga resapan air untuk mengantisipasi banjir di Kota Semarang."Seperti Kabupaten Semarang, saya tadi minta dikuatkan penghijauan di sana. Semua harus bekerja untuk mitigasi bencana, karena BMKG sudah mengingatkan kita cuaca ekstrem dan diminta semua siaga," pesan Ganjar. Penulis: SupriyadiEditor: SupriyadiSumber: Detik.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler