Jumat, 24 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Solo – Pemerintah akhirnya memutuskan meniadakan mudik Lebaran pada 2021. Larangan ini berlaku untuk semua masyarakat, terutama pegawai pemerintah.

Keputusan tersebut membuta pengelola hotel di Solo merasa cemas. Saat ini pengelola hotel mulai mendapatkan pesanan untuk menginap saat momentum mudik Lebaran, meski jumlahnya sedikit.

Dengan keluarnya keputusan terbaru pemerintah tentang larangan mudik pada Lebaran 2021, mereka kini hanya bisa berharap masih ada tamu yang datang saat mudik.

Marketing Communication Novotel dan Ibis Style Solo, Wenny Fitriati, mengatakan sudah ada tamu yang memesan kamar saat mudik Lebaran.

“Kalau dari hotel ya berusaha mencari peluang dengan market yang ada. Tamu yang pesan untuk Lebaran sudah ada meski masih sangat sedikit. Mungkin orang juga masih menunggu siapa tahu ada kebijakan baru lagi,” kata dia kepada Solopos.com, Jumat (26/3/2021).

Wenny menyebut pihaknya berusaha menyikapi hal itu dengan positif sembari berharap semoga dengan adanya kebijakan ini angka Covid-19 segera menurun.

Dia menilai kondisi mudik Lebaran 2021 kemungkinan akan sama seperti tahun sebelumnya. Padahal biasanya, dua bulan sebelum Lebaran kamar hotel sudah penuh dipesan tamu khususnya dari luar kota.

Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS) Solo, tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang pada momentum mudik 2020 yang jatuh pada Mei 2020 hanya sekitar 13 persen.
Capaian ini tentu sangat memprihatinkan bagi hotel di Solo yang biasanya saat libur Lebaran bisa panen tamu.Public Relations Manager Lorin Solo Hotel, Dhani Wulandari, menilai kondisi sekarang sebenarnya sudah lebih longgar daripada saat 2020, meski masih di masa pandemi Covid-19.Namun, dia memahami sikap pemerintah. “Kami berharap masih ada tamu yang stay di hotel saat Lebaran,” ujar dia.Dhani menambahkan saat ini belum terlihat pesanan kamar untuk periode mudik Lebaran 2021. Ia menilai kemungkinan besar masyarakat wait and see terkait kebijakan pemerintah.“Tahun lalu Idul Fitri pada 24-25 Mei 2020, saat itu kondisi parah sekali buat hotel. Kami berharap dengan vaksinasi keadaan semakin stabil dan bisnis kembali normal,” imbuh dia. Penulis: SupriyadiEditor: SupriyadiSumber: Solopos.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler