Takuti Warga dengan Prank Pocong, 11 Remaja di Semarang Diamankan Polisi
Murianews
Senin, 19 April 2021 15:15:54
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Semarang – Tim New Elang Polrestabes Semarang mengamankan 11 remaja di Kawasan Jalan Sompok Semarang Selatan, Senin (19/4/2021). Hal itu dilakukan lantaran mereka menakut-nakuti warga dengan prank pocong hingga membuat resah warga yang melintas.
Kabag Ops Polrestabes Semarang AKBP Recky Robertho membenarkan, remaja ini diamankan karena meresahkan dan membahayakan pengguna jalan. Mereka ini menggunkan mukena dan merias wajahnya mirip dengan hantu pocong.
"Mereka ini remaja yang iseng dengan menakuti-nakuti warga yang melintas di kawasan sompok dengan menggunakan kostum pocong. Kita amankan karena sangat membahayakan," ungkap AKBP Recky seperti dikutip RMOLJateng.com, Senin (19/4/2021).
Sebelum menangkap dan mengamankan ke-11 remaja iseng ini tim New Elang sempat melakukan pengejaran di gang-gang sempit. Mereka akhirnya ditemukan petugas sedang bersembunyi di sebuah rumah.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Para remaja yang melakukan prank pocong diberi pembinaan petugas sebelum dilepaskan ke orang tua masing-masing. (RMOLJateng.com)[/caption]
MURIANEWS, Semarang – Tim New Elang Polrestabes Semarang mengamankan 11 remaja di Kawasan Jalan Sompok Semarang Selatan, Senin (19/4/2021). Hal itu dilakukan lantaran mereka menakut-nakuti warga dengan prank pocong hingga membuat resah warga yang melintas.
Kabag Ops Polrestabes Semarang AKBP Recky Robertho membenarkan, remaja ini diamankan karena meresahkan dan membahayakan pengguna jalan. Mereka ini menggunkan mukena dan merias wajahnya mirip dengan hantu pocong.
"Mereka ini remaja yang iseng dengan menakuti-nakuti warga yang melintas di kawasan sompok dengan menggunakan kostum pocong. Kita amankan karena sangat membahayakan," ungkap AKBP Recky seperti dikutip