Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kabupaten Pekalongan – Kecelakaan tunggal dialami truk bernopol W 8465 UQ di Jalan Pantura Sipait, Siwalan, Pekalongan, Kamis (29/4/2021) dini hari. Truk bermuatan enam ribu liter minyak sayur itu terguling setelah menabrak pembatasan jalan.

Berdasarkan data yang dihimpun, kecelakaan nahas itu terjadi setelah sang sopir menghindari mobil yang memutar arah tanpa sign. Tak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini. Namun, enam ribu liter minyak sayur tumpah ke drainase dan jalanan.

Tak pelak, banyak warga setempat beramai-ramai mengambil tumpahan minyak sejak pukul 02.30 WIB hingga pagi. Bahkan, dari pengakuan salah seorang warga, dirinya telah mondar mandir dari rumah ke loaksi sebanyak tiga kali.

"Mengambil minyak, ya totalnya bisa sampai 60 liter, bolak-balik tadi. Rencana untuk digunakan sendiri, ada juga dijual kembali," kata seorang warga Sipait, Siwalan, Pekalongan seperti dikutip Detik.com.

Ia tidak sendiri, puluhan warga juga ikut mengambil minyak yang tumpah. Semakin siang waga semakin banyak. Walaupun minyak bercampur pasir atau di jalan, warga tetap nekat mengumpulkan ceceran minyak sayur tersebut.

"Ngumpulin minyak sudah tiga kali bola balik ke rumah. Sekali angkut sekitar 10 liter," kata warga lainnya. "Ya kita saring dulu biar bersih dan kita masak sebelum digunakan," lanjutnya.

[caption id="attachment_215621" align="alignleft" width="880"] Warga menggunakan galon air minum untuk mengambil minyak yang tumpah. (Facebook/Gawang Jati Dwipa Paksi)[/caption]

Sementara itu, pengemudi truk tangki yakni Edi Susilo (38) warga Desa Semboja, Tulis Batang, mengaku sebelum kecelakaan terjadi, dirinya menghindar sebuah mobil yang memutar arah tanpa memberikan lampu sign."Muatan minyak dari Semarang menuju Semarang. Tadi sebelum terguling, ada mobil yang memutar mendadak, tanpa sign, saya banting ke kanan menabrak pembatas dan terguling," jelas Edi.Kanit Laka Satlantas Polres Pekalongan Ipda Maman Sugi, saat ditemui detikcom, mejelaskan, peristiwa kecelakaan terjadi pada pukul 02.00 wib. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Hanya saja, muatan truk berupa minyak, tumpah ke jalanan."Kita masih meminta keterangan pengemudi, dugaan pengemudi mengantuk. Saya meminta warga untuk tidak mengambil muatan truk yang tumpah. Tadi kita Hakau juga warganya," kata Ipda Maman Sugi.Akibat peristiwa ini, arus lalulintas di loaksi, diberlakukan contraflow. "Ya kita berlakukan contraflow menggunakan jalan di sisi Utara. Akan segera kita evakuasi dan kita bersihkan ruas jalan," jelasnya. Penulis: SupriyadiEditor: SupriyadiSumber: Detik.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler