Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Klaten – Duka mendalam menyelimuti umat muslim di Desa Belang Wetan, Kecamatan Klaten Utara, Jawa Tengah. Seorang ustaz setempat bernama Ustaz Juriono (57) meninggal dunia, saat menjadi imam dan khatib Salat Id, Kamis (13/5/2021).

Almarhum wafat saat menyampaikan khotbah di depan warga Dusun Dalangan, Desa Ngemplak, Kecamatan Kalikotes, Klaten.

Salah seorang panitia Salat Id di dusun tersebut menyampaikan awalnya semua berjalan lancar. Namun menjelang khotbah terakhir, suara Ustaz Juriono terdengar putus-putus.

"Awalnya semua berjalan lancar, khotbah terakhir mulai putus-putus dan tersendat. Setelah itu ambruk, " ungkap salah seorang panitia salat Id, Zudi Ismail, seperti dilansir Detik.com.

Saat ambruk dari mimbar, Ustaz Juriono, ditolong jemaah yang berada di saf depan. Tubuhnya dibaringkan sebelum akhirnya dibawa ke rumah sakit.

"Setelah ambruk dibaringkan dan dibawa ke mobil. Saat itu masih bernapas tapi firasat saya saat masuk mobil sudah tidak ada (meninggal). Sebelumnya sempat seperti ngorok pelan kemudian diam," sambung Zudi.

Peristiwa itu terjadi pada Kamis pagi pukul 07.00 WIB di depan lapangan voli Dusun Dalangan. Saat tiba di tempat salat, Ustaz Juriono terlihat sehat dan bugar."Saat datang itu sehat. Sempat ninju saya dan bercanda karena lama tidak bertemu tapi setelah itu saya ngatur jemaah," terang Zudi.Namun berdasarkan keterangan pihak keluarga, almarhum ternyata memiliki riwayat sakit jantung. Penyakit tersebut bisa saja kambuh saat almarhum kelelahan."Tadi saat mengabari istri beliau, katanya memang jantung. Saat kecapekan napasnya kadang sesak, " ujar Zudi. Penulis: SupriyadiEditor: SupriyadiSumber: Detik.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler