Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Sragen – Satu dari tiga korban kebakaran gudang tiner di Dukuh Sukorejo, Desa Duyungan, Sidoharjo, Sragen meninggal dunia, Sabtu (22/5/2021) dini hari. Korban meninggal diketahui bernama Darmanto (34).

Sebelum meninggal dunia, warga Dukuh Sukorejo, RT 23, itu sempat mendapat perawatan di RSUD dr Moewardi Solo. Hanya saja, karena luka bakar yang dialami korban cukup serius dan mencapai 90%  korban akhirnya dinyatakan meninggal.

Ratusan pelayat datang ke rumah duka untuk mengantar kepergian Darmanto yang bertugas sebagai penjaga gudang tiner itu.

“Almarhum dimakamkan di permakaman umum Desa Jetak. Almarhum meninggalkan seorang anak yang masih duduk di bangku Kelas II SD,” jelas Kepala Desa Duyungan, Arie Kurniasari seperti dikutip Solopos.com .

Sementara itu, dua korban kebakaran lain yakni Tri Sumanto, 21, warga Mojorejo, Singopadu, Sidoharjo, Sragen dan Ngadiyo, 40, warga Bakungan, Purwosuman, Sidoharjo, Sragen, masih menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Moewardi Solo.

Tri Sumanto yang mengalami luka bakar hingga 90%, sementara Ngadiyo mengalami luka bakar hingga 50%.

"Saya belum mendapat informasi terakhir bagaimana kondisi keduanya di rumah sakit. Kemarin, kondisi keduanya kritis," terang Arie Kurniasari.Diberitakan, gudang minyak tiner seluas 15 meter x 20 meter berisi truk tangki berkapasitas 24.000 liter hangus terbakar bersama puluhan tong dan dua unit motor, Jumat sekitar pukul 02.25 WIB.Proses pemadaman membutuhkan waktu cukup lama, yakni mencapai 2,5 jam dengan melibatkan enam unit mobil pemadam kebakaran, yakni tiga unit dari Sragen, satu unit Solo, satu unit dari Karanganyar, dan satu unit mobil tangki penyuplai air dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sragen.Tiga orang mengalami luka bakar akibat terjadinya kebakaran gudang minyak tiner itu. Salah seorang penjaga gudang sempat berlari ke permukiman warga dalam kondisi luka bakar untuk meminta tolong. Penulis: SupriyadiEditor: SupriyadiSumber: Solopos.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler