Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Sukoharjo – Seorang guru Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Sukoharjo, Jokowinarso, kemalingan saat menjalankan salat Jumat di Masjid Atha' SMP Muhammadiyah 1 Gatak, Sukoharjo, Jumat (11/6/2021). Akibatnya, uang sebanyak Rp 80 juta raib setelah kaca mobil dipecah paksa.

Dikutip Solopos.com, Saat kejadian, Jokowinarso hendak menunaikan Salat Jumat di Masjid Atha' SMP Muhammadiyah 1 Gatak, Sukoharjo. Ia baru saja mengambil uang dari Bank BRI Sukoharjo dan mampir ke masjid itu untuk Salat Jumat.

Saat ditinggal Salat Jumat itu lah, maling yang diduga sudah membuntuti dari bank beraksi memecah kaca mobil dan mengambil uang tersebut. Maling hanya mengambil uang, sedangkan handphone yang juga ditinggal di mobil tidak diambil pencuri.

Kapolsek Gatak Iptu Tugiyo mengatakan kejadian pencurian dengan pemberatan (curat) itu terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Maling yang beraksi mengambil uang milik guru MAN Sukoharjo diduga berjumlah dua orang.

"Korban ini habis mengambil uang di BRI Cabang Sukoharjo dan hendak pulang ke rumah. Namun karena mendekati waktu Salat Jumat, korban berhenti dan memarkirkan mobil di pinggir jalan depan SMP Muhammadiyah 1 Gatak," kata Kapolsek.

Korban yang merupakan guru MAN itu meninggalkan uang cash senilai Rp80 juta yang dibungkus plastik warna hitam di dalam mobil. Plastik berisi uang tersebut diletakkan di dekat dasbor mobil.

Korban tanpa curiga langsung masuk ke area masjid untuk menunaikan Salat Jumat. Namun sebelum menunaikan salat, korban didatangi salah satu saksi mata yang memberi tahu kaca mobilnya dipecah orang.

Korban itu lantas bergegas keluar dan melihat kaca mobil depan bagian kanan sudah dalam kondisi pecah. Guru MAN Sukoharjo itu pun sadar uang puluhan juta yang baru diambil dari bank digasak maling.

"Korban kemudian melaporkan kejadian ini ke polisi. Kami bersama Reskrim Polres Sukoharjo langsung melakukan olah tempat kejadian perkara [TKP]," katanya.Kapolsek mengatakan saat ini kasus tersebut tengah dalam penyelidikan Polres Sukoharjo. Polisi telah mengumpulkan sejumlah barang bukti dan keterangan saksi serta korban di lokasi kejadian.Dari hasil olah TKP, polisi mengamankan barang bukti di antaranya pecahan kaca mobil milik korban. "Korban ini diduga sudah dibuntuti pelaku dari sejak mengambil uang. Pelaku diduga berjumlah dua orang," katanya.Sementara itu, korban bernama Jokowinarso, warga Gumpang, Kecamatan Kartasura, Sukoharjo, mengatakan tidak curiga ada yang membuntuti sejak mengambil uang tersebut dari bank. Ia mengambil uang di BRI Cabang Sukoharjo sekitar pukul 10.30 WIB."Saya biasa mengambil uang sendirian. Biasanya juga tidak ada apa-apa. Baru kali ini uangnya hilang," katanya.Saat disinggung uang tersebut akan digunakan untuk keperluan apa, Jokowinarso enggan mengungkapkannya. "Uang dinamika lah," tuturnya. Penulis: SupriyadiEditor: SupriyadiSumber: Solopos.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler