Bikin Bangga! SMKN Jateng Jadi SMK Terbaik Indonesia: Gratis Sampai Lulus
Murianews
Sabtu, 19 Juni 2021 22:49:14
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Semarang – Prestasi membanggakan datang dari SMK Negeri Jawa Tengah (Jateng) Semarang. SMK yang berdiri pada 2014 ini menduduki peringkat teratas untuk kategori SMKN versi data Top 1.000 yang dirilis Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT)
Mengutip dari Solopos.com, sekolah yang dikhususkan untuk pelajar dari keluarga tidak mampu di seluruh Jateng ini berada di peringkat 201 nasional dan peringkat 34 untuk provinsi Jawa Tengah.
Prestasi itu diraih dengan nilai rata-rata tes potensi skolastik (TPS) ujian tulis berbasis komputer (UTBK) 2020. Diketahui, rerata nilai TPS di SMKN Jateng di Semarang adalah 549,946.
Lantas seperti apa profil SMKN ini? Melansir dari laman smknjateng.sch.id, Sabtu (19/6/2021), sekolah ini didirikan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah pada 22 April 2014. Sekolah ini diresmikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Prof.DR. Muhammad Nuh,DEA pada 2 Juni 2014.
SMKN Jateng di Semarang menggunakan pola boarding atau asrama dan siswa harus dari keluarga tidak mampu dari seluruh wilayah Jawa Tengah. Seluruh biaya pendidikan dibebankan dari APBD Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, antara lain meliputi asrama, biaya makan, pakaian seragam, alat tulis dan kelengkapannya dan beberapa biaya lain. Artinya siswa sama sekali tidak dipungut biaya selama masa pendidikan.
Kurikulum yang digunakan menggunakan Kurikulum Reguler dan Kurikulum Berbasis Karakter. Siswa akan mendapat pembelajaran dari guru dengan menggunakan Kurikulum Nasional, dan mendapat pendidikan karakter dengan Kurikulum Karakter yang diampu oleh para Pamong dengan latar belakang yang sesuai.
Kegiatan harian siswa dalam menempuh pendidikan reguler dan pendidikan karakter dimulai pukul 03.30 WIB sampai dengan pukul 22.00 WIB.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Gedung SMKN Jateng di Semarang (Youtube)[/caption]
MURIANEWS, Semarang – Prestasi membanggakan datang dari SMK Negeri Jawa Tengah (Jateng) Semarang. SMK yang berdiri pada 2014 ini menduduki peringkat teratas untuk kategori SMKN versi data Top 1.000 yang dirilis Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT)
Mengutip dari