Hampir Penuh, Dinkes Kota Semarang Usul Ada Tempat Isolasi Terpusat di Tiap RT
Murianews
Sabtu, 26 Juni 2021 14:20:56
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Semarang — Tingginya kasus Covid-19 di Kota Semarang membuat tempat isolasi terpusat sudah terisi 90 persen. Karena itu, Dinas Kesehatan setempat mengusulkan adanya tempat isolasi terpusat di tingkat RT di masing-masing kelurahan di Kota Semarang.
Usulan itu dilontarkan untuk mempermudah pendataan warga yang terkonfirmasi mengidap virus corona.
"Kami usulkan untuk membuat isolasi terpusat tingkat RT. Jadi masing-masing RT ada tempat karantina, nanti barengan dengan Jogo Tonggo dan lumbung pangan kelurahan," katanya seperti dikutip Solopos.com.
Usulan tersebut juga untuk mengantisipasi minimnya ketersediaan tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR). Ditengarai daya tampung tempat isolasi pasien Covid-19 segera penuh.
Berdasarkan data Dinkes Kota Semarang, ketersediaan BOR di ibu kota Jateng mencapai 85 persen. Sedangkan di rumah sakit-rumah sakit sudah mencapai 90 persen.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Tenda darurat di RSUD Tugurejo Semarang. (Bisnis-Istimewa)[/caption]
MURIANEWS, Semarang — Tingginya kasus Covid-19 di Kota Semarang membuat tempat isolasi terpusat sudah terisi 90 persen. Karena itu, Dinas Kesehatan setempat mengusulkan adanya tempat isolasi terpusat di tingkat RT di masing-masing kelurahan di Kota Semarang.
Usulan itu dilontarkan untuk mempermudah pendataan warga yang terkonfirmasi mengidap virus corona.
"Kami usulkan untuk membuat isolasi terpusat tingkat RT. Jadi masing-masing RT ada tempat karantina, nanti barengan dengan Jogo Tonggo dan lumbung pangan kelurahan," katanya seperti dikutip