Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Pekalongan - Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan melalui Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinsos P2KB) setempat mulai menyalurkan bantuan beras kepada masyarakat terdampak pandemi Covid-19 di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 Kota Pekalongan.

Plt Dinsos-P2KB Kota Pekalongan,  Budiyanto mengungkapkan total jumlah  bantuan sosial yang disalurkan selama PPKM Level 4 di Kota Pekalongan sebanyak 9.920 paket.

“Bantuan tersebut terdiri dari Bantuan dari Kementerian Sosial berupa beras 5 kilogram sebanyak 3.000 paket, bantuan dari Presiden melalui Kodim 0710/Pekalongan berupa 12,5 ton beras untuk 2.500 paket,” katanya dalam siaran pers di laman Pemkot Pekalongan, Senin (26/7/2021).

Selain itu, Kodim 0710/Pekalongan juga mendapatkan amanat bantuan beras 5 ton dari Yayasan Buddha Tzu Chi yang disalurkan berupa 250 paket beras masing-masing 10 kilogram beras.

Kemudian, bantuan dari Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinsos-P2KB berupa 5 kilogram beras sebanyak 2.170 paket, dan bantuan Presiden melalui Polres Pekalongan Kota sebanyak 10 ton beras masing-masing 5 kilogram sebanyak 2.000 paket, dan program bantuan ASN Peduli sebesar Rp50 juta berupa uang tunai.

“Sehingga, total jumlah bantuan sosial selama PPKM Level 4 ini ada 9.920 paket beras yang akan disalurkan,” terang Budiyanto.

Menurut Budi, sebanyak 9.920 paket bantuan beras itu akan dibagikan kepada masyarakat miskin dan terdampak PPKM Level 4 di Kota Pekalongan.Rinciannya, Jumlah Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang belum mendapatkan bantuan apapun (Non PKH+Non BPNT) sebanyak 4.682 KPM. Kemudian Pedagang Kaki Lima (PKL) sebanyak 1.190 KPM yang penyalurannya dikoordinasi oleh Dindagkop-UKM.“Ada juga untuk sopir angkot, sopir bus AKAP, AKDP, juru parkir dan tukang parkir sebanyak 810 KPM. Sementara, sisanya sebanyak 3.238 KPM akan dibagikan kepada DTKS yang didrop dari pusat (yang sudah tidak mendapat PKH dan BPNT).“Kalau misalnya ada kekurangan masih ada bantuan ASN Peduli sebesar Rp 50 juta berupa uang tunai,” pungkasnya. Penulis: SupriyadiEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler