Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Karanganyar – Para peserta tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Karanganyar yang terkonfirmasi positif Covid-19 dipastikan akan tetap dilayani.

Langkah itu dilakukan salah satu bentuk upaya untuk menjaga hak peserta mendapatkan perlakuan yang adil.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Karanganyar, Suprapto, mengatakan kebijakan tersebut merupakan aturan dari pusat.

Namun, untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 di lokasi ujian, panitia sudah merencanakan skema bagi peserta tes CPNS yang terkonfirmasi Covid-19.

Salah satunya peserta diwajibkan melaporkan kondisi kesehatannya maksimal sehari sebelum pelaksanaan ujian.

“Sesuai aturan yang diedarkan ke kami, peserta tetap bisa mengikuti ujian meskipun terkonfirmasi Covid-19. Mereka yang terkonfirmasi Covid-19 diwajibkan melaporkan ke kami terkait itu maksimal H-1. Setelah itu, akan kami rekomendasikan untuk mendapatkan penjadwalan ulang karena berhalangan hadir akibat terkonfirmasi Covid-19,” ungkap dia kepada Solopos.com, Rabu (1/9/2021).

Selain berdasarkan laporan, panitia tes CPNS juga akan melakukan skrining medis di lokasi ujian saat hari pelaksanaan. Peserta yang diketahui terkonfirmasi Covid-19 di lokasi ujian akan diisolasi di ruang khusus dan tetap bisa mengikuti ujian didampingi tenaga kesehatan.
Selain memberikan hak yang sama, langkah tersebut untuk mengantisipasi persebaran Covid-19 di lokasi ujian.“Kami sudah menentukan lokasi ujian dan ruang khususnya. Selain prokes ketat, kalau ada yang positif dan dipindah ke klinik kemudian dokter mengatakan masih boleh ikut ujian kami persilakan. Intinya tetap kami layani sambil menjaga keamanan peserta ujian lainnya,” imbuh dia.Terkait tes SKD, Suprapto menjelaskan, dijadwalkan ujian akan diselenggarakan selama dua hari pada Selasa dan Rabu (21-22/9/2021).Nantinya panita CPNS Karanganyar akan melaksanakan ujian di Universitas Sebelas Maret Solo (UNS) sesuai rencana awal. Terkait penghapusan syarat membawa hasil uji antigen atau PCR, pihaknya masih belum menerima informasi lanjutan. Penulis: SupriyadiEditor: SupriyadiSumber: Solopos.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler