Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Solo —Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo memastikan akan melakukan perkuliahan tatap muka pekan depan. Hal ini setelah mereka mendapat izin dari Pemeritah Kota (Pemkot) Solo.

Rektor UNS Solo, Prof Jamal Wiwoho mengatakan, sesuai rencana perkuliahan tatap muka ini digelar pada pekan depan. Kepastian tersebut setelah pihak UNS berkoordinasi langsung dengan Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, untuk menerapkan kuliah offline di kampus pada Jumat (27/8/2021).

“Karena levelnya sudah dari level 4 ke 3 dan sudah ada SE dari Pak Wali Kota yang sebelum keluar SE-nya, paginya Jumat datang ke sini. Intinya, kalau sudah diperbolehkan pembelajaran dengan tatap muka ya kita siap. Setidak-tidaknya hari Senin,” ujar Prof Jamal, Rabu (1/9/2021) seperti dikutip dari laman Uns.ac.id, Kamis (2/9/2021).

Dalam pelaksanaan kuliah tatap uka, UNS Solo mengatur sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi mahasiswa untuk mengikuti proses pembelajaran. Pertama, mahasiswa harus mendapat izin dari orang tua untuk mengikuti perkuliahan.

Kedua, mahasiswa dinyatakan negatif Covid-19 atau sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19 yang dibuktikan dengan catatan di aplikasi PeduliLindungi atau memiliki sertifikat vaksinasi.

Ketiga, mahasiswa yang bisa mengikuti perkuliahan tatap muka diutamakan yang berasal dari wilayah Soloraya.

“Lalu ya kita berusaha mengundang para orang tua yang anaknya diperbolehkan supaya ada semacam pembekalanlah harus apa, protokol kesehatannya, kemudian kita harapkan kuliah selesai ya pulang jangan nongkrong dan sebagainya,” imbuh Prof Jamal.
Rektor UNS Solo menambahkan, PTM yang digelar mulai pekan depan khusus bagi mahasiswa semester I. Selama mengikuti kegiatan pembelajaran, mahasiswa wajib menerapkan protokol kesehatan dengan ketat untuk mencegah risiko penularan virus corona.“Yang diprioritaskan angkatan baru. Dan, angkatan yang atas juga boleh. Misalnya, mulai membuka pelan-pelan untuk laboratorium, praktik, dan ujian skripsi, tetapi Prokes tetap kita utamakan. Kita juga akan tetap melakukan kuliah hybrid,” jelasnya.Dia menegaskan pihak kampus UNS Solo sudah menyusun jadwal perkuliahan di setiap fakultas. Pada praktiknya nanti dalam sehari hanya tiga sampai empat fakultas saja yang diperbolehkan menggelar kuliah offline untuk menghindari kerumunan.“Dan jauh-jauhan [letak fakultasnya]. Misalnya, Fakultas Pertanian (FP) UNS dengan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) UNS kan jaraknya jauh,” pungkasnya. Penulis: SupriyadiEditor: SupriyadiSumber: Uns.ac.id

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler