Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Salatiga – Kodim 0714/Salatiga menyalurkan Bantuan Tunai untuk Pedagang Kaki lima dan Warung (BTPKLW) Kota Salatiga. Penyaluran bantuan sebesar Rp 1,2 juta dilakukan di Aula Makodim 0714 Salatiga, Selasa (12/10/2021).

Komandan Kodim (Dandim) 0714/Salatiga Letkol Inf Loka Jaya Sembada mengatakan, total bantuan yang diberikan kali ini berjumlah 6.500 orang.

Ribuan orang PKL tersebut 2.000 di antaranya berasal dari kota Salatiga dan 4.500 sisanya berasal dari PKL Kabupaten Semarang.

Baca: Dilaunching di Yogya, PKL Malioboro Sumringah Terima Bantuan Rp 1,2 Juta dari Presiden

“Program ini memang diperuntukkan bagi PKL dan warung terdampak pandemi Covid-19 untuk mempertahankan usahanya dan diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi pada tahun berikutnya. Harapannya bisa benar-benar bermanfaat,” unggap Loka dalam siaran pers di laman Pemkot Salatiga.

Sementara itu, Wali Kota Salatiga Yuliyanto menyambut positif program bantuan dari pusat tersebut. Menurutnya, bantuan tersebut akan sangat membantu masyarakat yang terdampak covid-19.

“Untuk membantu para PKL dan Warung, maka pemerintah hadir dan membantu masyarakat untuk memberikan kompensasi, tanda tresna supaya yang kemarin warung sepi dan agak merugi dan sekarang dibantu oleh pemerintah. Agar aktivitas ekonomi bisa kembali pulih,” kata Yuliyanto.

Pihaknya mengakui, beberapa waktu lalu, pandemi Covid-19 sangat berdampak kepada masyarakat. Bahkan banyak kasus positif Covid-19 yang ada. Namun sekarang, kondisi tersebut sudah melandai dan pelan-pelan membaik.Baca: PKL dan Aktivis Layangkan Protes ke Bupati Kudus, Minta PPKM Dilonggarkan”Hal ini bisa dilihat dari tingkat hunian dan yang terpapar Covid-19 di RSUD Nol dan angka kematian Covid-19 di Salatiga juga Nol. Hal ini menunjukkan perkembangan yang baik dan tidak terlepas dari seluruh partisipasi warga masyarakat,” jelasnya.Wali Kota juga mengapresiasi masyarakat yang sudah tertib mentaati peraturan pemerintah pada saat PPKM berlangsung. Karena akan sangat membantu pemulihan ekonomi secara bersama-sama.“Kalau bapak ibu sebagai masyarakat PKL kemarin tidak menaati maka akan banyak kasus, namun kalau taat dengan prokes yang ketat untuk tidak berjualan dulu akan berdampak baik untuk semuanya. Hal ini dilakukan agar semua sehat dan terhindar dari Covid-19,”tambahnya. Penulis: SupriyadiEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler