Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Pekalongan – Aksi oknum seorang guru SMP yang diduga memukul siswanya di tengah lapangan berbuntut panjang. Hal ini setelah orang tua siswa tersebut tak terima dengan apa yang menimpa anaknya.

Dumiyati (39), ibu siswa berinisial A itu mengaku sudah mengadukan kejadian ini ke Polres Pekalongan pada Selasa (19/10/2021) sore.

"Dari pihak sekolah dan guru memang sudah datang ke rumah untuk meminta maaf. Kita sebagai manusia ya memaafkan, tapi dengan beredarnya video kekerasan ini membuat anak saya trauma oleh karena itu saya melaporkan ke polisi untuk ditindaklanjuti dan tidak ada lagi kejadian serupa," kata Dumiyati seperti dikutip Detik.com.

Baca: Viral Guru SMP di Pekalongan Diduga Pukul Siswa di Tengah Lapangan

Ia pun mengaku baru mengetahui kejadian itu setelah menerima video anaknya yang sudah viral. Dia juga mengetahui peristiwa itu dari kepala desa tempat tinggalnya.

"Baru tahu, setelah saya menerima kiriman video viral itu. Dan juga tahu dari Pak Kades, yang sebelumnya memastikan apakah anak yang divideo itu anak saya atau tidak," lanjutnya.

Sebelumnya, berdasarkan pengakuan A, insiden itu berawal saat ia bersama teman sekelasnya bermain bersama dan ada yang melempar kaleng. Namun tiba-tiba guru SH melihat mereka dan menuju ke depan ruangan lokasi ATS dan teman-temannya bermain.

Baca: Geger! Pemuda di Pekalongan Hanyut saat Berenang di Sungai Pait

Saat itu, dia dan teman-temannya langsung kabur. Ia pun langsung lari menuju ke kelas. Namun sebelum masuk kelas, A mengaku sempat memukul daun pintu dengan cukup keras. Ia pun kemudian dibawa guru SH ke lapangan sekolahnya.

"Saya sempat dipukul bagian perut, dada dan kepala bagian belakang," kata A, Kamis (21/10/2021).
Terpisah, Kapolres Pekalongan, AKBP Arief Fajar Satria, membenarkan adanya aduan dari korban terkait hal itu."Kita telah menerima aduan hari Selasa kemarin. Kita upayakan penyelesaian secara kekeluargaan," katanya.Baca: Viral Video Siswa SD di Jepara Dikeroyok TemannyaSementara itu, seorang guru BK SMPN 1 Karanganyar, Ari Sugiharjo, mengatakan saat ini pihaknya, tengah berupaya menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan."Harapannya, masalah ini sih selesai secara kekeluargaan. Hari ini kami akan ketemu dengan keluarga korban di Polres, harapannya hari ini juga selesai. Hari ini mediasi dengan keluarga siswa," ungkapnya."Pihak sekolah sudah menanyai guru yang bersangkutan. Untuk keterangan selanjutnya nanti di Polres ya," pungkas Ari.Baca: Viral Bumi Datar dalam Soal Ujian Siswa SD di Cimahi, Begini Penjelasan Dinas Pendidikan Penulis: SupriyadiEditor: SupriyadiSumber: Detik.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler