Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Klaten – Mesin permainan odong-odong di toko milik Lilik Anwar Udin (37) di Dusun Tanjung Anom, Desa Karangan, Kecamatan Karanganom, Klaten, Minggu (24/10/2021) mengalami korsleting. Hal ini menyebabkan pemilik rugi mencapai setengah miliar.

Pasalnya, akibat korsleting itu menyebabkan tiga toko kelontong di tempat itu hangus terbakar. Tiga kios yang lokasinya berada di Jalan Karanganom-Klaten itu ludes bersama isinya.

Dikutip dari detik.com, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 03.30 WIB dini hari tadi. Beruntung tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

Hariyantom ketua RT 1 Desa Karangan mengatakan, kebakaran itu diketahui olehnya saat bersama warga tengah keliling kampung. Saat itu ia melihat asap mengepul dari dalam toko.

"Api dari bawah, dari mainan anak odong-odong. Posisi di depan itu (odong-odong) saya lihat sejak awal sama tiga warga lainnya," katanya.

Baca: Terjebak Kebakaran, Anak Ojol di Kudus Nyaris jadi Korban

Ia kemudian menghubungi pemilik toko, namun api terus membesar dan merembet ke dua toko lain. Api bahkan semakin membesar lantaran di dalam toko banyak material yang mudah terbakar.
"Api terus besar kena tiga ruko. Tapi tidak ada korban karena tinggalnya keluarga di rumah bagian belakang," ujarnya.Baca: Duel Maut! Warga Kanoman Klaten Tewas Dibacok Sahabat KaribApi baru padam sekitar pukul 05.30 WIB saat warga bersama petugas pemadam kebakaran berjibaku untuk melakukan pemadaman. Api juga tidak merembet ke rumah warga lain.Sementara Kapolsek Karanganom Iptu Panut Haryono, mengatakan dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listri. Dari kejadian itu, pemilik mengalami kerugian sekitar Rp 500 juta. Penulis: Ali MuntohaEditor: Ali MuntohaSumber: Detik.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler