Selasa, 28 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Karanganyar - Dua pendaki gunung Lawu yang sempat mengalami hipotermia berhasil dievakuasi tim SAR gabungan dalam kondisi selamat, Senin (8/11/2021), sekitar pukul 09.15 WIB.

Kedua pendaki itu adalah Sismi Khafah (16) asal Jakarta dan Adit (23), warga Kabupaten Sukoharjo.

Kepala Kantor SAR Semarang Heru Suhartanto menceritakan, pada Sabtu (6/11/2021), kedua orang tersebut bersama rombongannya melakukan pendakian gunung Lawu melalui jalur Cemoro Kandang, Kabupaten Karanganyar dan bermalam di puncak.

Kemudian, pada Minggu (7/11/2021) sore, rombongan pendaki itu hendak turun.

“Namun, saat sampai di pos 3, kedua orang itu mengalami hipotermia sehingga tidak bisa melanjutkan perjalanan dan membutuhkan pertolongan pertama,” jelasnya.

Kejadian tersebut diterima base camp Cemoro Kandang sekitar pukul 22.40 WIB. Setelah itu, tim SAR gabungan segera berangkat untuk melakukan evakuasi korban yang berada di ketinggian sekitar 2.250 MPDL itu.“Upaya evakuasi tim SAR gabungan dari titik base camp Cemoro Kandang menuju pos 3 membutuhkan waktu sekitar empat jam. Tim SAR gabungan sampai ke pos 3 kurang lebih pukul 03.00 dini hari,” katanya.Setelah sampai di lokasi, kedua orang itu kemudian dievakuasi dengan cara digendong. Sesampainya di base camp Cemoro Kandang dilanjutkan dengan penanganan pertolongan pertama pada survivor. Reporter: Dani AgusEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler