Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Solo — Polisi mengaku telah memeriksa sembilan orang saksi terkait kasus dugaan perampokan yang menyebabkan salah satu satpam di gudang rokok Camel di wilayah Joyotakan, Serengan, Solo, meninggal dunia, Senin (15/11/2021).

Kasat Reskrim Polresta Solo, AKP Djohan Andika mengatakan, sembilan orang yang dimintai keterangan tersebut adalah pengelola gudang, petugas satpam di lokasi sekitar dan warga sekitar.

“Sembilan saksi sudah kami mintai keterangan. Terutama dari pihak pengelola gudang atau supervisor, kemudian satpam sekitar. Kami juga mintai keterangan warga sekitar,” kata Djohan seperti dikutip Solopos.com, Selasa (16/11/2021).

Baca: Satpam Gudang Rokok di Solo Diduga Dibunuh Rampok, Brankas Berisi Rp 270 Juta Raib

Selain itu polisi juga telah menyita sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian perampokan gudang rokok di Serengan, Solo, itu. Djohan belum dapat memerinci barang bukti yang dimaksud. Pada Selasa pagi polisi juga telah mendatangi ulang tempat kejadian perkara (TKP).

“Kami ingin mengetahui bagaimana cara pelaku masuk dan melukai korban. Kami mendalami TKP,” lanjutnya.

Seperti diketahui, Senin (15/11/2021) sekitar pukul 07.00 WIB masyarakat Solo digegerkan dengan perampokan maut di Gudang Rokok Camel, Jalan Brigjen Sudiarto No 202 RT 4/RW 4 Kelurahan Joyotakan, Serengan, Solo. Korban meninggal bernama Suripto (35), petugas satpam gudang setempat.
Baca: Gudang Rokok Camel di Solo yang Disatroni Maling Ternyata Tak Ada CCTVSelain itu brankas berisi uang sekitar Rp270 juta juga hilang. Namun sejauh ini polisi masih mendalami informasi yang didapatkan.Saat ditanya adanya kemungkinan keterlibatan orang dalam atau karyawan setempat, pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan. “Itu masih kami selidiki,” katanya.Baca: Polisi Cek Ulang Gudang Rokok Camel Solo yang Disatroni Rampok Penulis: SupriyadiEditor: SupriyadiSumber: Solopos.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler