Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Boyolali — Pemkab Boyolali menargetkan vaksinasi anak dosis pertama bisa selesai pertengahan Januari 2022. Apalagi, hingga hari ini (4/1/2022), vaksinasi anak usia 6-11 tahun sudah mencapai 56,4 persen dari target 96.100 sasaran.

Kepala Dinas Kesehatan Boyolali Puji Astuti mengatakan, jumlah anak yang divaksin saat ini sudah mencapai 54.202 anak. Kesemuanya divaksin dosis pertama dengan menggunakan vaksin Sinovac.

”Kami terus melakukan percepatan vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun melalui puskesmas-puskesmas yang tersebar di 22 kecamatan di Boyolali sehingga diharapkan dosis satu bisa selesai pada pertengahan Januari ini,” katanya seperti dikutip Solopos.com.

Baca: 7.244 Dosis Vaksin Covid-19 di Jepara Hampir Kedaluarsa

Menurut Puji Astuti, vaksinasi anak usia 6-11 tahun di Boyolali pada Selasa ini menargetkan 2.596 sasaran tersebar di 18 tempat di tujuh kecamatan. Yakni Cepogo 337 sasaran, Nogosari 235 anak, Andong 384 anak, Ampel 411 anak, Ngemplak 575 anak, Gladagsari 207 anak, dan Kemusu 447 anak.

”Vaksinasi dilaksanakan saat anak-anak sekolah di Boyolali melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM), sehingga mempercepat kegiatan vaksin dan berjalan lancar. Anak-anak sekolah di Boyolali liburan semester seharusnya 18 Desember 2021, tetapi diundur mulai Jumat (10/1/2022) hingga tanggal 17 Januari mendatang,” katanya.

Lebih lanjut, dia mengatakan vaksinasi Covid-19 dosis pertama di Boyolali hingga saat ini sudah mencapai 795.148 sasaran atau sekitar 95,14 persen dari target 835.772 sasaran. Sementara itu, vaksinasi dosis kedua di Boyolali mencapai 665.930 sasaran atau sekitar 79,69 persen dan dosis ketiga 6.328 sasaran atau sekitar 0,76 persen.
Baca: Ganjar Ajak Kabupaten/Kota di Jateng Percepat Vaksinasi AnakMeski capaian vaksinasi tergolong tinggi, Dinkes Boyolali tetap berharap masyarakat tidak boleh lengah menjaga protokol kesehatan, terutama saat keluar rumah meski kasus Covid-19 di daerah itu sudah reda dan kondisinya membaik.Puji mengatakan kasus aktif Covid-19 di Boyolali masih tiga pasien, yakni dua kasus menjalani perawatan di rumah sakit dan satu lainnya isolasi mandiri karena tanpa gejala.”Kasus aktif ini, ada tambahan satu yang baru yakni seorang laki-laki usia 50 tahun asal Kecamatan Teras, ada benjolan di hidung kemudian dirujuk ke RSUD Moewardi Solo saat persiapan tindakan cek PCR hasil positif, sehingga Dinkes saat ini, akan melakukan tracing [pelacakan] ke keluarga pasien di Teras Boyolali,” tambahnya. Penulis: SupriyadiEditor: SupriyadiSumber: Solopos.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler