Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Banjarnegara — Seorang bocah laki-laki berinisial R warga Desa Wanaraja, Kecamatan Wanayasa, Banjarnegara menjadi korban pembunuhan sepupunya sendiri berinisial WY (18). Mayat korban ditemukan di tebing hutan sedalam 200 meter desa setempat, Senin (10/1/2022) pagi.

Sebelum ditemukan meninggal, korban juga dinyatakan hilang dan dicari sejak Minggu (9/1/2022). Dugaan sementara, pelaku nekat membunuh korban demi mendapatkan handphone (HP) korban.

Kasatreskrim Polres Banjarnegara AKP Donna Briadi mengatakan, peristiwa tersebut berawal saat korban bermain di rumah korban, Minggu (9/1/2022) sekitar pukul 09.00. Korban lalu diajak pergi memancing di sungai dekat hutan sebelah selatan desa.

”Namun, sampai sore hari Riyan tidak kunjung pulang ke rumah,” katanya seperti dikutip Kompas.

Orang tua Riyan akhirnya menanyakan keberadaan anaknya kepada WY. Menurut keterangan WY, mereka berdua tidak jadi memancing tetapi bermain dan makan makanan kecil bersama di sekitar hutan.

Kemudian, WY berpamitan untuk mengambil air sebentar di gubuk yang berada di dekat hutan. ”Namun, WY malah pulang meninggalkan Riyan dan tidak kembali lagi karena setelah sampai di rumah WY langsung pergi ke kebun untuk membantu orangtuanya,” ujarnya.
WY akhirnya mengaku membunuh korban saat dibawa ke polsek setempat, Minggu (9/1/2022) malam dan membuang mayatnya ke jurang. Tak hanya itu, mayat korban juga diakui ditutupi daun supaya tak mudah terlihat.”Wahyudi mengatakan bahwa Riyan telah dia dibunuh dan mayatnya dibuang ke jurang kemudian ditutupi oleh daun,” tuturnya.Saat ini pelaku ditahan dan sedang diperiksa secara intensif oleh tim dari polres. ”Yang jelas anak ini sudah termasuk dewasa dan tumbuh dari kondisi orangtua yang tidak lengkap karena salah satu bekerja di luar kota,” ungkapnya. Penulis: SupriyadiEditor: SupriyadiSumber: Kompas

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler