Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Sragen — Dua buah truk di Sragen terperosok jalan rusak di Jalan Gabugan-Sumberlawang tepatnya di dekat SMPN 1 Tanon, Kecamatan Tanon, Sragen, Jumat (21/1/2022). Kedua truk tersebut diketahui sedang bermuatan sehingga evakuasi sulit dilakukan.

Akibatnya, kedua truk tersebut membuat arus lalu lintas tersendat dan membuat kemacetan sebelum terevakuasi.

Sekretaris Desa Bonagung, Kecamatan Tanon, Suhari mengatakan, kedua truk tersebut diketahui melaju dari arah timur. Namun, keduanya malah berjalan miring karena terperosok ke jalan rusak.

Khawatir truk terguling, sopir truk berinisiatif menghentikan laju truk dan mengganjal ban dan bak truk menggunakan kayu.

”Salah satu truk yang terperosok ke jalan rusak itu bermuatan bawang merah,” katanya seperti dikutip Solopos.com.

Suhari pun menjelaskan truk terjebak jalan yang rusak sekitar pukul 04.00 WIB. Satu truk lainnya juga mengalami hal yang sama pukul 06.30 WIB hingga pukul 07.00 WIB.

Suhari mengaku melihat kejadian itu saat berangkat dari rumah. Kedua truk menghadap arah barat.

“Maunya seperti itu [ada satu truk terjebak lalu ada satu truk lain yang melintas justru terjebak di sampingnya]. Lalu terjadilah ambles di situ. Bannya ambles,” kata dia.Suhari mengatakan dua truk yang terjebak di jalan yang rusak itu sempat membikin macet arus lalu lintas sekitar. Namun, ia menyebut kemacetan tidak lama.Ia menceritakan dua kejadian truk terjebak di jalan yang sama selama dua pekan terakhir. “Kelihatannya mereka mencari jalan yang enak halus, rata. Namun bahu jalan tidak kuat. Di situ bukan perkerasan, hanya bahu jalan sehingga ambles,” paparnya.Menurut dia, kondisi jalan rusak menjadi salah satu faktor sejumlah truk terjebak atau terperosok di Jl. Gabugan-Sumberlawang. Suhari tidak tahu kapan jalan itu akan diperbaiki.Namun, ia menyampaikan sudah ada petugas yang menyurvei jalan belum lama ini. Dia menduga jalan akan dikerjakan tahun ini. “Biasanya setelah survei dan penandaan berupa cat dilakukan artinya jalan itu siap dikerjakan tahun ini,” tambahnya. Penulis: SupriyadiEditor: SupriyadiSumber: Solopos.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler