Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Sragen —Warga Kedawung, Kecamatan Mondokan, Kabupaten Sragen dibuat geger dengan temuan seorang warga yang meninggal di rumahnya. Korban meninggal diketahui bernama Muhammad Yono Ngatimin (48).

Warga Dukuh Ngelo RT 21 itu ditemukan meninggal dunia di rumahnya Kamis (27/1/2022) malam sekitar pukul 18.30 WIB.

Kasi Humas Polres Sragen, AKP Suwarso menjelaskan, kejadian bermula saat anak menantu Ngatimin, sapaan akrab Muhammad Yono Ngatimin, bernama Diana (24) datang ke rumah.

Menurut Suwarso, Diana bermaksud menjenguk korban yang tinggal seorang diri di rumahnya. Namun, Diana mendapati rumah dalam keadaan terkunci dan lampu padam.

Selanjutnya, kata Suwarso, Diana membuka jendela yang tidak terkunci. Ia masuk melalui jendela.

Sampai dalam rumah, Diana mencium bau menyengat. Tetapi, ia melihat korban sedang tidur di kursi dengan posisi miring ke kiri.

“Setelah dicek ternyata korban sudah meninggal dunia. Kemudian dengan adanya kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Mondokan guna penyelidikan selanjutnya,” kata Suwarso seperti dikutip Solopos.com, Jumat (28/1/2022) pagi.Hasil pemeriksaan dokter menunjukkan korban meninggal dunia karena serangan jantung. Suwarso menyebutkan ciri-cirinya, yakni kuku jari tangan membiru dan hipoksia.Polisi memperkirakan korban meninggal dunia dua sampai tiga hari sebelum ditemukan. “Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban,” ujarnya.Ketua PMI Kabupaten Sragen, Ismail Joko Sutresno, mengatakan tim PMI datang ke lokasi kejadian. Tim PMI juga mengantarkan jenazah ke rumah sakit untuk pemulasaraan. Penulis: SupriyadiEditor: SupriyadiSumber: Solopos.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler