Selasa, 28 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Sukoharjo — Hujan lebat disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah Kecamatan Sukoharjo, Rabu (2/2/2022). Akibatnya, belasan pohon tumbang dan menutup akses jalan.

Tak hanya itu, hujan badai tersebut juga menerjang panel listrik di wilayah Kelurahan Combongan, Kriwen, dan Sukoharjo.

Baca: Waspada! BMKG Peringatkan eks-Karesidenan Banyumas Dilanda Hujan Petir Hari Ini

Melansir Solopos.com, awan hitam menggumpal di langit sesaat sebelum turun hujan yang mengguyur wilayah Kecamatan Sukoharjo dan sekitarnya.

Hujan lebat disertai angin kencang terjadi selama sekitar 20 menit. Lisus menerjang sebagian wilayah Kecamatan Sukoharjo yang mengakibatkan belasan pohon tumbang dan panel listrik.

Camat Sukoharjo, Havid Danang Purnomo mengatakan, ada satu pohon besar tumbang yang menutup akses jalan utama di wilayah Kelurahan Combongan. Akses jalan yang tertutup menuju Pasar Cuplik dan sebaliknya.

“Para pengguna jalan tak bisa lewat. Batang pohon yang tumbang cukup besar. Harus terlebih dahulu dipotong, baru bisa dilewati kendaraan bermotor,” katanya.

Baca: Hujan Badai di Kudus, Pohon-pohon Bertumbangan

Sementara pohon tumbang lainnya terjadi di sebagian wilayah Sukoharjo seperti Kelurahan Kriwen, Kelurahan Sonorejo, dan Kelurahan Sukoharjo. Pohon tumbang menimpa halaman rumah penduduk dan panel listrik. Otomatis aliran listrik di daerah tersebut seketika padam.
Havid menyebut telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukoharjo untuk penanganan pohon tumbang.“Mudah-mudahan segera teratasi terutama aliran listrik. Masyarakat sangat membutuhkan listrik pada malam hari,” papar dia.Kepala Pelaksana BPBD Sukoharjo, Sri Maryanto, menyatakan sukarelawan bencana alam masih memotong-motong batang pohon tumbang. Mereka juga mendata jumlah pohon yang tumbang akibat diterjang lisus.Baca: Panas dan Hujan Bergantian, Awas Bahaya Petir dan BadaiDia menguraikan dalam sebulan terakhir, wilayah Sukoharjo kerap dilanda lisus yang mengakibatkan pohon tumbang di pinggir jalan. Biasanya, angin lisus terjadi sesaat sebelum turun hujan dengan gejala angin kencang yang berputar-putar.“Kami meminta agar masyarakat mewaspadai angin kencang saat turun hujan lebat. Hujan turun kadang kala disertai angin kencang yang bisa merusak rumah penduduk, pohon di pinggir jalan serta panel listrik,” tambahnya. Penulis: SupriyadiEditor: SupriyadiSumber: Solopos.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler