Ditemukan di Dekat Denpom Solo, Benda Diduga Bom Gegerkan Warga
Murianews
Rabu, 30 Maret 2022 09:41:29
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Solo — Sebuah benda mencurigakan diduga bom membuat gempar warga Kota Surakarta atau Kota Solo, Rabu (30/3/2022) pagi. Benda seukuran botol mineral besar yang disimpan dalam tas itu ditemukan di trotoar depan Klinik Fajar atau tak jauh dari markas Denpom IV/4 Surakarta.
Berdasarkan informasi, benda diduga bom itu ditemukan sekitar pukul 05.30 oleh seorang asisten rumah tanga setempat bernama Boni. Saat berjalan-jalan di sekitar lokasi, ia menemukan tas berwarna biru di trotoar.
Merasa curiga, saksi membuka tas tersebut yang ternyata berisi benda diduga bom berwarna merah.
”Tadi pagi saya jalan-jalan di sekitar sini. Melihat ada tas tak kira sampah terus saya tendang kok ada benda itu,” kata dia seperti dikutip Solopos.com.
Dia pun lantas meminta bantuan tukang sampah untuk memastikan barang tersebut. Kemudian dilaporkan ke kantor Denpom. “Bendanya besarnya se-botol mineral besar. Tidak tahu itu apa. Saya laporkan saja ke kantor Denpom,” tuturnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Polisi mengamankan utara Balai Kota Solo (Instagram/@ics_infocegatansolo)[/caption]
MURIANEWS, Solo — Sebuah benda mencurigakan diduga bom membuat gempar warga Kota Surakarta atau Kota Solo, Rabu (30/3/2022) pagi. Benda seukuran botol mineral besar yang disimpan dalam tas itu ditemukan di trotoar depan Klinik Fajar atau tak jauh dari markas Denpom IV/4 Surakarta.
Berdasarkan informasi, benda diduga bom itu ditemukan sekitar pukul 05.30 oleh seorang asisten rumah tanga setempat bernama Boni. Saat berjalan-jalan di sekitar lokasi, ia menemukan tas berwarna biru di trotoar.
Merasa curiga, saksi membuka tas tersebut yang ternyata berisi benda diduga bom berwarna merah.
”Tadi pagi saya jalan-jalan di sekitar sini. Melihat ada tas tak kira sampah terus saya tendang kok ada benda itu,” kata dia seperti dikutip