Baru Pulang Tiga Hari, Satpam di Sragen Ditemukan Gantung Diri di Pohon Jati
Murianews
Rabu, 30 Maret 2022 15:53:02
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Sragen — Warga Dukuh Sambirejo, Desa Soko, Kecamatan Miri, Sragen dibuat geger, Rabu (30/3/2022) pagi. Seorang satpam berinisial J warga Gemolong, Sragen yang diketahui baru pulang dari Jakarta tiga hari lalu ditemukan meninggal tergantung di pohon jati di desa setempat.
Kapolsek Miri, AKP Suyono mengatakan, peristiwa tersebut kali pertama diketahui oleh warga setempat yang hendak pergi ke sawah sekitar pukul 05.15 WIB. Sementara identitas korban diketahui dari KTP yang ia bawa.
“Petani itu melewati kebun jati. Ia kaget melihat sosok laki-laki sudah tergantung dengan seutas tali pada batang pohon jati. Petani itu memanggil warga lainnya untuk memberitahukan kejadian itu. Kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Miri,” katanya seperti dikutip Solopos.com.
Polisi bersama tim Inafis, petugas Puskesmas Miri, lantas datang dan melakukan olah tempat kejadian perkara. Tim medis tidak menemukan tanda-tanda bekas kekerasan pada tubuh korban selain jeratan pada leher.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Foto Ilustrasi (Dok.MURIANEWS)[/caption]
MURIANEWS, Sragen — Warga Dukuh Sambirejo, Desa Soko, Kecamatan Miri, Sragen dibuat geger, Rabu (30/3/2022) pagi. Seorang satpam berinisial J warga Gemolong, Sragen yang diketahui baru pulang dari Jakarta tiga hari lalu ditemukan meninggal tergantung di pohon jati di desa setempat.
Kapolsek Miri, AKP Suyono mengatakan, peristiwa tersebut kali pertama diketahui oleh warga setempat yang hendak pergi ke sawah sekitar pukul 05.15 WIB. Sementara identitas korban diketahui dari KTP yang ia bawa.
“Petani itu melewati kebun jati. Ia kaget melihat sosok laki-laki sudah tergantung dengan seutas tali pada batang pohon jati. Petani itu memanggil warga lainnya untuk memberitahukan kejadian itu. Kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Miri,” katanya seperti dikutip