Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Sragen — Peristiwa kebakaran terjadi di Desa Krikilan, Kecamatan Masaran, Sragen, Sabtu (16/4/2022) siang. Sebuah kandang ayam berisi empat ribuan ekor ayam siap panen ludes terbakar. Akibatnya, sang pemilik merugi lebih dari setengah miliar rupiah.

Camat Masaran, Sragen, Suratman mengatakan, kandang ayam tersebut diketahui milik warga bernama Wenny Sulistyowati. Ia pun menjelaskan, sang pemilik kandang sempat meninjau kandang sekitar pukul 11.00 WIB.

”Saat itu belum ada tanda-tanda apa-apa. Kandang itu berisi ayam potong sebanyak 4.400 ekor yang sudah berumur 16 hari. Pada pukul 13.20 WIB tiba-tiba ada kebakaran. Kemungkinan karena anginnya cukup kendang karena di areal persawahan maka api cepat merembet,” ujar Suratman seperti dikutip Solopos.com.

Akibat kecangnya angin dan bahan kendang yang mudah terbakar, kandang dan isinya pun tak bisa terselamatkan. Sebanyak 4.400 ekor ayam ikut hangus terbakar bersama perkakas kandang lainnya.

Dia menyebut kandang ayam itu berukuran 20 meter x 40 meter. Akibat musibah kebakaran itu, ujar dia, kerugian korban mencapai Rp500 juta.“Pemeliharaan ayam potong ini bekerjasama dengan PT yang ada di Solo. Kebetulan dari pihak PT juga hadir di lokasi kebakaran. Api bisa dipadamkan pada pukul 14.50 WIB setelah mendatangkan empat unit mobil pemadam kebakaran. Untuk penyebab kebakarannya belum diketahui secara pasti karena masih dalam penyelidikan,” jelasnya. Penulis: SupriyadiEditor: SupriyadiSumber: Solopos.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler