Tak Kuat Nanjak, Pikap Berisi 15 Orang dan Terjun ke Parit, 1 Meninggal
Murianews
Kamis, 21 April 2022 18:27:55
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Pekalongan – Sebuah mobil pikap bernopol G 8663 VM yang mengangkut 15 orang terjun dan terguling ke parit Desa Sukoharjo, Kandangserang, Kabupaten Pekalongan. Akibatnya, satu penumpang meninggal dunia.
Aniyah (30) saksi sekaligus korban selamat mengatakan, kejadian nahas tersebut terjadi sekitar pukul 06.30 WIB pagi tadi. Saat itu, pikap yang dikendarai Slamet (37) warga Desa Gembong, Kecamatan Kandangserang sedang membawa 15 orang menuju Pasar Sigugur.
"Rencana mau ke Pasar Sigugur (Pasar Bulanan). Tapi sampai tanjakan, mobil tidak kuat, langsung turun dan masuk ke sawah," kata Aniyah seperti dilansir detikJateng, Kamis (21/04/2022).
Aniyah menyebut, usai tak kuat menanjak, mobil tiba-tiba mundur dan hilang kendali hingga masuk ke parit sedalam tiga meter. Sontak penumpang yang ada langsung dibuat panik. Apalagi, pikap tersebut tidak hanya memuat orang, namun juga barang-barang yang akan dijual ke pasar seperti beras hingga bakso.
Akibat kejadian tersebut, Riyah (40) nyawanya tidak tertolong. Di tengah kepanikan, sejumlah warga sempat melihat pengemudi pikap, Slamet, menggendong korban ke klinik.
"Satu orang meninggal. Untuk penumpang, yang berhasil kami data ada 15 orang, di samping itu ada barang bawaan yang hendak dijual. Beras, kopi dan hasil bumi lainnya," kata Kapolsek Kandangserang, Iptu Turkhan, kepada detikJateng.
Turkhan menerangkan, dari belasan penumpang tersebut, satu orang dinyatakan tewas dan satu orang mengalami luka cukup serius. Sementara sisanya mengalami luka ringan.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Mobil pikap terjun ke parit usai tak kuat nanjak di Pekalongan. (Detik.com)[/caption]
MURIANEWS, Pekalongan – Sebuah mobil pikap bernopol G 8663 VM yang mengangkut 15 orang terjun dan terguling ke parit Desa Sukoharjo, Kandangserang, Kabupaten Pekalongan. Akibatnya, satu penumpang meninggal dunia.
Aniyah (30) saksi sekaligus korban selamat mengatakan, kejadian nahas tersebut terjadi sekitar pukul 06.30 WIB pagi tadi. Saat itu, pikap yang dikendarai Slamet (37) warga Desa Gembong, Kecamatan Kandangserang sedang membawa 15 orang menuju Pasar Sigugur.
"Rencana mau ke Pasar Sigugur (Pasar Bulanan). Tapi sampai tanjakan, mobil tidak kuat, langsung turun dan masuk ke sawah," kata Aniyah seperti dilansir