Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Pekalongan – Polres Pekalongan Kota terpaksa menggunakan gas air mata untuk membubarkan ratusan pemuda yang bermain petasan di Lapangan Jenggot, Kecamatan Pekalongan Selatan, Kota Pekalongan, Jumat (29/4/2022) pagi.

Langkah itu terpaksa diambil lantaran ratusan pemuda tersebut membandel untuk tidak menyalakan petasan. Mereka bahkan kucing-kucingan dengan petugas untuk bermain petasan.

Kapolres Pekalongan Kota AKBP Wahyu Rohadi menjelaskan, awalnya pihaknya mendapat laporan warga terkait adanya ratusan pemuda yang bermain petasan di lokasi. Atas laporan tersebut, pihaknya menerjunkan petugas.

”Sebelumnya telah kita imbau dilarang untuk menyalakan petasan karena membahayakan baik diri sendiri maupun orang lain. Tapi mereka membandel,” kata Kapolres seperti dikutip detikJateng, Jumat (29/4/2022).

Akhirnya polisi terpaksa menembakkan gas air mata. Massa pemuda itu kocar-kacir meninggalkan lapangan Jenggot. Sejumlah kendaraan yang ditinggalkan langsung diamankan petugas kepolisian.

”Selain kendaraan, ratusan petasan berbagai ukuran hingga yang berukuran jumbo juga turut diamankan petugas kepolisian di lokasi,” ungkapnya.
Atas kejadian tersebut, pihaknya kembali mengimbau agar warga tidak menyalakan petasan, karena sangat berbahaya baik diri sendiri maupun orang lain.Untuk diketahui, selama bulan Ramadan, remaja dan pemuda di wilayah Pekalongan, biasa jalan-jalan usai subuh.Mereka lalu beramai-ramai ke lapangan untuk menyalakan petasan. Warga pun terganggu sehingga melaporkan hal ini ke polisi. Penulis: SupriyadiEditor: SupriyadiSumber: DetikJateng.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler