Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Sukoharjo — Polres Sukoharjo mencatat setidaknya ada 11 kasus kecelakaan yang terjadi selama Operasi Ketupat Candi yang digelar selama mudik-balik Lebaran, mulai 28 April-9 Mei. Tak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut, namun 16 orang mengalami luka.

Baca: Empat Bus Rombongan Wisata SMPN 1 Malang Kecelakaan di Tol Karanganyar, 1 Meninggal

Kapolres Sukoharjo, AKBP Wahyu Nugroho Setyawan mengaku telah melakukan analisa dan evaluasi terkait pelaksanaan operasi Ketupat Candi 2022.

”Angka kecelakaan lalu lintas dievaluasi mendalam. Tahun ini, ada 11 kasus kecelakaan dengan korban luka ringan sebanyak 16 orang,” katanya seperti dikutip Solopos.com, Kamis (12/5/2022).

Jumlah ini, lanjutnya, lebih kecil dibandingkan tahun 2021. Di mana di tahun tersebut kecelakaan lalu lintas di Sukoharjo mencapai 13 kasus.

Kapolres pun mengakui, penurunan tersebut berdasarkan peran semua anggota. Apalagi, semua aparat kepolisian berupaya menekan angka kecelakaan lalu lintas selama masa mudik dan balik Lebaran.

”Selain itu, mereka turun ke lapangan jika terjadi penumpukan kendaraan bermotor yang berpotensi menimbulkan kemacetan,” ungkapnya.

Baca: Viral Diminta Bayar Rp 24 Juta buat Tebus BB Kecelakaan, Kapolres Grobogan: Sopir Elf Salah Tafsir Baca UU

Disinggung jumlah kendaraan saat arus mudik Lebaran, Kapolres menjelaskan puncak arus mudik terjadi pada dua hari menjelang Lebaran atau H-2.

Volume kendaraan bermotor di Bundaran Kartasura sebanyak 74.000 unit atau meningkat 119 persen dibanding hari biasa. Rata-rata jumlah kendaraan bermotor sekitar 33.000 unit pada hari biasa.Arus balik Lebaran terjadi pada lima hari setelah Lebaran atau H+7 seiring berakhirnya masa libur dan cuti bersama aparatur sipil negara (ASN) dan pekerja kantoran.”Jumlah kendaraan bermotor yang keluar dari Sukoharjo di Bundaran Kartasura sebanyak 49.000 unit. Angka ini terbanyak dibanding hari-hari sebelumnya,” ungkap dia.Baca: Kecelakaan di Masaran Sragen, Bapak dan Anak Meninggal Tertabrak TrukDalam kesempatan itu, Kapolres mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah mendukung pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2022. Polri bakal terus berbenah untuk meningkatkan pelayanan terbaik terhadap masyarakat.Operasi Ketupat Candi 2022 digelar di seluruh wilayah Polda Jawa Tengah selama 12 hari. Ada tiga pos pengamanan (Pospam) Lebaran yang didirikan Polres Sukoharjo, yakni sekitar bekas Terminal Kartasura, Bundaran Pandawa Solo Baru, dan simpang lima atau Proliman Sukoharjo. Penulis: SupriyadiEditor: SupriyadiSumber: Solopos.com 

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler