Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Brebes - Seorang kakek ditemukan meninggal dunia dalam keadaan tergantung di dalam rumahnya di Desa Slatri Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes Rabu (18/5/2022) malam.

Kapolsek Larangan AKP Sutikno membenarkan kejadian terebut. Menurut Kapolsek, kejadian tersebut kali pertama diketahui istrinya, usai kembali ke rumahnya usai menunaikan salat Isya di musala.

"Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh istrinya yang baru pulang Salat Isya. Saat itu, sang istri kaget menemukan suaminya yang diduga bunuh diri," ujarnya.

Mengetahui suaminya Torikin (70) menggantung, ia pun berteriak minta tolong kepada tetangga. Mendengar teriakan minta tolong, warga setempat langsung berdatangan kerumahnya.

"Kami yang mendapatkan laporan warga, langsung melakukan olah TKP dan pihak medis dari Puskesmas Larangan melakukan visum," jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan, tidak ada tanda-tanda kekerasan dalam tubuh korban. Dan pihak keluarga menolak untuk dilakukan outopsi sehingga jenazah langsung diserahkan kepada pihak keluarga. Direncanakan jenazah akan dimakamkan oleh pihak keluarga hari ini."Dari hasil pemeriksaan petugas medis tidak ditemukan luka kekerasan. Hanya bekas luka bekas jeratan tali dibagian lehernya," paparnya.Menurut keterangan dari pihak keluarga yang bersangkutan akhir-akhir ini, korban lagi ada masalah ekonomi. “Dari keterangan istrinya, almarhum sebelumnya ada masalah keuanggan diduga kuat karena faktor ekonomi, pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi,” jelas Kapolsek. Penulis: SupriyadiEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler