Selasa, 28 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Batang — Seorang remaja berusia 15 tahun ditemukan meninggal dunia di Sungai Sambong, Klidang Lor, Sabtu (21/5/2022). Korban yang diketahui bernama Putra Abi Sulaiman tersebut diduga meninggal usai tenggelam saat penyakit epileps yang diderita kambuh.

Kepala Kantor SAR Semarang, Heru Suhartanto mengatakan, korban merupakan warga Desa Klidang Lor RT 1 RW 3, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang.

Baca: Kakek Tenggelam di Sungai Tuntang Grobogan Belum Ketemu

Ia menjelaskan, peristiwa nahas tersebut berawal saat korban bersama empat rekannya bermain dayung di Sungai Sambong, Jumat (20/5/2022) sore, sekitar pukul 16.30 WIB.

“Setelah itu, kelima remaja itu pun berpindah ke sebuah kapal nelayan yang sedang bersandar untuk kemudian mandi bersama,” katanya dalam keterangan tertulis.

Namun, saat naik ke atas kapal, tiba-tiba korban mengalami kejang dan jatuh ke sungai hingga tenggelam dan tidak muncul lagi ke permukaan.

“Dugaan kuat korban memiliki riwayat penyakit epilepsi, kejang, jatuh dari kapal sehingga tidak bisa muncul kembali ke permukaan,” ujarnya.
“Dugaan kuat korban memiliki riwayat penyakit epilepsi, kejang, jatuh dari kapal sehingga tidak bisa muncul kembali ke permukaan,” ujarnya.Baca: Kakek Disabilitas Grobogan Tenggelam di SungaiMendapat informasi adanya remaja yang tenggelam di Sungai Sambong, Heru pun langsung memerintahkan anggotanya untuk melakukan pencarian. Upaya pencarian dilakukan tim SAR gabungan dengan metode susur sungai dan penarikan jaring.“Setelah upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil. Korban ditemukan sekitar 50 meter arah utara dari lokasi tenggelam. Korban selanjutnya dibawa ke rumah duka,” ujarnya.Heru pun menyatakan setelah ditemukannya korban, maka operasi SAR gabungan dinyatakan selesai. Tim yang terlibat dalam operasi pencarian itu selanjutnya dikembalikan ke kesatuannya masing-masing. Penulis: SupriyadiEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler