Longsor Timbun Jalan Antarkecamatan di Karanganyar, Warga Terpaksa Memutar 10 KM
Murianews
Selasa, 7 Juni 2022 12:43:26
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Karanganyar — Sebuah tebing setinggi tujuh meter di Desa Plosorejo, Kecamatan Kerjo, Kabupaten Karanganyar longsor. Akibatnya, jalan utama penghubung antarkecamatan Kerjo dan Jenawi tak bisa dilewati karena tertutup material longsor.
Akibatnya, warga harus rela memutar sejauh 10 kilometer. Saat ini warga bersama tim sukarelawan masih berjibaku membersihkan material longsoran.
Ketua Forum Komunikasi Peduli Bencana (FKPB) Kerjo Robingan mengatakan, tebing di Desa Plosorejo sebenarnya sudah longsor sejak dua hari lalu. Lebar tebing yang longsor mencapai delapan meter.
”Sudah dua hari akses jalan Plosorejo ke Jenawi kota tertutup. Padahal menjadi akses utama yang biasa digunakan pelajar, pedagang, dan warga,” katanya seperti dikutip Solopos.com, Selasa (7/6/2022).
Pihaknya belum bisa memastikan kapan akses jalan Plosorejo dan Jenawi kembali dibuka. Apalagi, proses pembersihan longsor terkendala kontur tanah yang sewaktu-waktu bisa terjadi longsor sususlan
”Sampai sekarang saja pembersihan material harus dilakukan hati-hati. Beberapa kali masih terjadi longsor (susulan),” tuturnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Warga bersama sukarelawan, Polisi dan TNI membersihkan material longsoran tebing di Dusun/Desa Plosorejo, Kecamatan Kerjo, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah pada Selasa (7/6/2022). (Istimewa/Warga Plosorejo)[/caption]
MURIANEWS, Karanganyar — Sebuah tebing setinggi tujuh meter di Desa Plosorejo, Kecamatan Kerjo, Kabupaten Karanganyar longsor. Akibatnya, jalan utama penghubung antarkecamatan Kerjo dan Jenawi tak bisa dilewati karena tertutup material longsor.
Akibatnya, warga harus rela memutar sejauh 10 kilometer. Saat ini warga bersama tim sukarelawan masih berjibaku membersihkan material longsoran.
Ketua Forum Komunikasi Peduli Bencana (FKPB) Kerjo Robingan mengatakan, tebing di Desa Plosorejo sebenarnya sudah longsor sejak dua hari lalu. Lebar tebing yang longsor mencapai delapan meter.
”Sudah dua hari akses jalan Plosorejo ke Jenawi kota tertutup. Padahal menjadi akses utama yang biasa digunakan pelajar, pedagang, dan warga,” katanya seperti dikutip