Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Batang – Presiden Joko Widodo (Jokowi) beserta sejumlah Menteri dan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menghadiri syukuran hasil bumi Gerakan Masyarakat (Gema) Perhutanan Sosial di Lapangan Cepoko, Tumbrep, Bandar, Kabupaten Batang, Rabu (8/6/2022).

Kedatangan rombongan istana ini langsung disambut hangat para petani yang datang dari berbagai daerah di Jawa Tengah itu. Bahkan, saking banyaknya yang hadir membuat tidak semua petani dapat masuk ke area tenda utama.

Tak hanya itu, seruan nama Jokowi dan Ganjar langsung berkali-kali terdengar sangat lantang di antara ribuan orang itu.

"Pak Jokowi. Pak Ganjar. Foto pak, foto," seru warga secara bergantian yang disambut dengan lambaian tangan dari Jokowi dan Ganjar.

Keduanya juga mendekat untuk menyapa dan merasakan kebahagiaan bersama masyarakat. Momentum itu terjadi baik saat kedua tokoh itu tiba di lokasi maupun saat hendak meninggalkan lokasi.

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi mengatakan lahan telantar harus benar-benar dimanfaatkan dengan benar. Ia tidak ingin ada lagi banyak lahan telantar.

"Semua harus bisa menjadi lahan produktif. Jangan ada lahan terlantar," katanya

Menurutnya, lahan perhutanan sosial memiliki peranan penting dalam rangka membuka usaha bagi para petani dan rakyat. Ia juga meminta agar Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Menteri BUMN Erick Thohir untuk mendampingi, baik terkait manajemen maupun sarana dan prasarana.

"Saya minta agar para petani perhutanan sosial ini juga diperhatikan sarana dan prasarananya. Saya minta juga agar ada percepatan dalam rangka redistribusi lahan maupun juga SK-nya. Nggih setuju nggih? Bu Siti mohon didengarkan beliau-beliau ini," katanya.Jokowi mengajak para petani dan masyarakat untuk mengambil peluang dan memanfaatkan lahan yang mereka kelola dengan menanam tanaman pangan pokok seperti padi, jagung, porang, hingga sorgum."Saya mengajak kita semuanya untuk menanam tanaman-tanaman yang menghasilkan bahan pangan pokok. Saudara-Saudara bisa ditanami, silakan tanami padi. Mau ditanami apa lagi yang pangan? Jagung? Sorgum? Silakan," jelasnya.Sementara itu, Ganjar yang hadir dalam acara mengaku siap menjalankan perintah presiden. Ia pun memastikan manfaat dari perhutanan sosial atau hutan rakyat mulai didapatkan warga.Para petani yang mengolah lahan perhutanan sosial dapat meningkatkan kesejahteraan dan ekonomi dari hasil bumi yang melimpah."Ininya kami siap. Petaninya ini luar biasa. Lagi bertemu, tadi pamer hasil tanamannya yang sudah mengelola hutan rakyat ya," tambah Ganjar usai acara. Penulis: SupriyadiEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler