Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Solo — Pameran produk UMKM dan budaya bertajuk Java in Paris di Le BHV Marais, Paris, resmi dibuka Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, Kamis (9/6/2022). Sesuai rencana, pameran tersebut akan dilakukan selama satu bulan hingga 17 Juli 2022 mendatang.

Total ada 1.200 produk UMKM lokal yang dipromosikan di salah satu department store terbesar di Prancis, bagian dari jaringan Galeries Lafayette tersebut.

Produk UMKM tersebut antara lain batik Solo, anyaman, kerajinan tangan, hingga kopi asal Indonesia.

Saat pembukaan, Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Republik Indonesia untuk Prancis, Andorra, Monako, serta Delegasi Tetap Republik Indonesia untuk UNESCO, Mohamad Oemar.

Selain itu juga Co-Founder & Chief Operating Officer Sea, Ye Gang; dan Direktur BHV Marais and Home & Eataly Paris Marais Purchasing, Amandine de Souza.

Delegasi Tetap Republik Indonesia untuk UNESCO, Mohamad Oemar mengatakan, pembukaan pameran produk di Paris itu membanggakan untuk Indonesia khususnya para kreator serta pelaku UMKM termasuk dari Solo.

”Kami menjalin kolaborasi dengan berbagai pemain kunci dengan pemerintah daerah, pemerintah pusat, desainer, perwakilan Indonesia di Paris untuk bekerja sama dengan entitas di Paris untuk menampilkan karya terbaik supaya diterima,” katanya seperti dikutip Solopos.com.

Menurutnya, Paris dipilih karena merupakan pusat karya kreatif dunia, fesyen, kuliner, perhiasan, dan kerajinan. Program itu merupakan kesempatan UMKM Indonesia khususnya dari Kota Solo untuk memperkenalkan diri kepada masyarakat Paris dan Internasional.”UMKM banyak kesempatan dan saya yakin ini bukan event satu-satunya di tahun ini namun ada event lain. Saya berharap teman-teman UMKM yang hadir ini bisa lebih meningkatkan levelnya. Menaikkan produknya, memperbaiki packaging-nya. Ini merupakan momen yang baik untuk menembus pasar dunia,” paparnya.Amandine mengatakan kerja sama itu ditunggu sebab selama ini tidak terlalu banyak orang yang mengenal Indonesia. Kerja sama itu dapat mengenalkan publik Prancis mengenai sesuatu yang otentik dari Indonesia yang sesuai dengan selera masyarakat Prancis.”Ini kesempatan warga Paris untuk mendapatkan pengalaman mengenai Indonesia dan belajar lebih lanjut mengenai produk Indonesia yang sifatnya autentik dan asli serta ada unsur modernnya. Melalui pameran di tempat-tempat yang diakui UNESCO itu juga akan membawa bayangan keindahan alam Indonesia yang bisa mengundang turis Prancis ke Indonesia,” paparnya.Dia menjelaskan para pengunjung pameran itu beragam dari usia muda sampai tua dan biasanya mereka senang dengan apa yang ditawarkan. Para pengunjung tidak hanya membeli namun bisa menjalin kerja sama. Penulis: SupriyadiEditor: SupriyadiSumber: Solopos.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler