Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Karanganyar – Upaya pencurian uang di dalam kotak infak Masjid Al Fatah Dukuh Plesungan Raya, Desa Plesungan, Kecamatan Gondangrejo, Karanganyar, Minggu (10/7/2022) berhasil digagalkan.

Hal ini setelah upaya pencurian yang dilakukan dua orang tersebut tak sengaja kepergok seorang takmir masjid. Selain itu, upaya tersebut juga terekam CCTV.

Kepala Desa Plesungan Waluyo membenarkan peristiwa tersebut. Ia pun menjelaskan, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 11.40 WIB. Awalnya, kedua pencuri itu datang ke area masjid berboncengan dengan sebuah sepeda motor matik.

Salah satu pencuri masuk dan berusaha mengambil kotak amal yang berada di dalam masjid. Namun, ternyata kotak yang terbuat dari logam itu ditanam ke tembok sehingga tidak dapat diambil.

Baca: Terekam CCTV, Maling Kotak Amal Masjid Al Fath Klaten Diburu Polisi

Tak langsung menyerah, ia pun berusaha membuka paksa dengan cara menggunting mulut kotak amal tersebut.

Diperkirakan, ia sudah mempersapkan peralatan untuk mencuri. Sementara itu, pencuri lainnya menyusul masuk dan menggelar sarung di dekat kotak amal yang diperkirakan akan digunakan untuk mewadahi uang curian.

Tapi, upaya menggunting kotak infak itu juga tidak mudah sehingga membutuhkan waktu beberapa saat.

”Kotak amal itu ditanam ke tembok dan kotaknya terbuat dari pelat logam yang cukup tebal sehingga sulit dirusak. Ini sudah didesain untuk mengantisipasi supaya tidak dicuri. Makanya malingnya juga kelihatan kesulitan waktu menggunting pelat itu,” ujar Waluyo.

Pada saat itu, lanjut Waluyo, seorang takmir yang hendak mengumandangkan azan Zuhur datang ke masjid. Sementara itu kedua pelaku yang melihat kedatangan takmir langsung mengemasi peralatan mereka bergegas dan keluar masjid.

Baca: Apes! Maling Kotak Amal di Klaten Kepergok Warga, Tapi Berhasil Kabur
”Takmir sempat curiga kepada kedua orang itu, lalu mengejar ke luar, tetapi mereka sudah pergi,” ujarnya seperti dikutip Solopos.comDi sisi lain, kotak infak tersebut dibuka periode bulanan. Terakhir dibuka oleh takmir sekitar dua pekan lalu sehingga diperkirakan sudah berisi sejumlah uang.”Kotak infak yang mau dicuri ini dibuka bulanan. Kotak Ini beda lagi dengan kotak infak Jumat,” imbuhnya.Sementara itu, kejadian tersebut sudah dilaporkan kepada polisi dan pihak takmir masjid juga sudah melampirkan rekaman kamera CCTV-nya.”Semoga pelakunya cepat ketemu dan ini menjadi perhatian untuk masjid lainnya supaya lebih berhati-hati,” ujarnya.Sebelumnya, maling kotak amal di masjid Al Mama di RT 002/RW 003 Kelurahan Tawangmangu, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar juga sempat terekam kamera CCTV.Pelaku seorang diri nekat membobol dua kotak amal sekaligus di masjid tersebut. Pencurian terjadi pada Senin (18/4/2022) sekitar pukul 02.00 WIB.Takmir Masjid Al Mama, Kimbi, menuturkan pembobolan kotak amal di masjid itu merupakan kali kedua dalam beberapa tahun terakhir. Penulis: SupriyadiEditor: SupriyadiSumber: Solopos.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler