Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Solo – Hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SD Sriwedari 197 Laweyan Solo hanya dihadiri satu orang siswa, Selasa (12/7/2022). Siswa tersebut diketahui bernama Azzam Maruf Bi Qolbi (7).

Azzam menjadi satu-satunya murid baru di SDN Sriwedari 197 Laweyan, Solo. Dia diterima melalui jalur afirmasi pada PPDB 2022.

Dia didampingi wali kelasnya, Diyan Alfiana. Ruang kelas I yang Azzam tempati kursinya sudah disesuaikan dengan jumlah siswa yang terdaftar.

Di meja belajar Azzam, terdapat sebuah kartu nama warna warni bertuliskan namanya. Wali Kelasnya, Diyan, mengatakan hari ini tak ada pembelajaran.

Baca: Tak Ingin Ada Perpeloncoan, Ganjar Perintahkan Sekolah Awasi MPLS

Siswa baru SDN Sriwedari 197 Solo dibekali pengenalan lingkungan sekolah. Salah satunya dengan berkenalan dengan guru, siswa lain, dan mengenal lingkungan sekolah.

Salah satunya dengan berkenalan dengan guru, siswa lain, dan mengenal lingkungan sekolah.

”Alhamdulillah anaknya bersemangat. Tadi sudah perkenalan, buat kartu nama kemudian diwarnain. Sejauh ini bisa diajak berkomunikasi dengan baik, ditanya juga menjawab,” katanya seperti dikutip Solopos.com.Ini bukan kali pertama SDN Sriwedari 197 Solo menerima siswa baru kurang dari lima orang. Pada tahun lalu, hanya ada lima siswa kelas I SDN Sriwedari 197. Salah satu dari mereka tinggal kelas, sehingga tahun ini ia harus mengulang kelas I bersama Azzam.Kepala SDN Sriwedari 197 Solo, Bambang Suryo Riyadi, mengatakan ia sudah mendengar rencana regrouping SDN Sriwedari 197. Namun hingga tahun pelajaran 2022/2023 belum jadi terealisasi.Kabar terakhir, Bambang mendengar rencana regrouping akan direalisasikan tahun depan. Sementara dalam empat tahun terakhir, jumlah siswa di sekolahnya selalu di bawah 10 orang.”Malah kemarin dengar diminta sabar dulu. Kemungkinan tahun ajaran depan. Ya sudah kami jalani dulu,” jelasnya. Penulis: SupriyadiEditor: SupriyadiSumber: Solopos.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler