Gudang Rongsok di Karanganyar Dilalap Si Jago Merah, 7 Damkar Dikerahkan
Murianews
Jumat, 5 Agustus 2022 15:40:03
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Karanganyar – Sebuah gudang rongsok di Desa Kaliwuluh, Kecamatan Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar dilalap si jago merah, Jumat (5/8/2022). Beruntung tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Meski begitu, besarnya api membuat warga sekitar heboh. Bahkan petugas pemadam kebakaran harus mengerahkan tujuh mobil damkar untuk menjinakkan si jago merah.
Salah seorang warga, Ngatmin (42) mengatakan kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Ia pun bercerita sumber api kali pertama muncul dari bagian belakang bangunan.
”Kelihatannya api dari belakang. Lalu memyambar ke barang-barang rongsok yang di dalam,” ujarmya.
Api cepat membesar karena gedung yang terletak di utara Gapura Gading perbatasan Karanganyara-Sragen itu berisi barang-barang yang mudah terbakar.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan gudang rongsok di Dusun Driyan, Kecamatan Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar, Jumat (5/8/2022). (Solopos.com/Akhmad Ludiyanto)[/caption]
MURIANEWS, Karanganyar – Sebuah gudang rongsok di Desa Kaliwuluh, Kecamatan Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar dilalap si jago merah, Jumat (5/8/2022). Beruntung tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Meski begitu, besarnya api membuat warga sekitar heboh. Bahkan petugas pemadam kebakaran harus mengerahkan tujuh mobil damkar untuk menjinakkan si jago merah.
Salah seorang warga, Ngatmin (42) mengatakan kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Ia pun bercerita sumber api kali pertama muncul dari bagian belakang bangunan.
”Kelihatannya api dari belakang. Lalu memyambar ke barang-barang rongsok yang di dalam,” ujarmya.
Api cepat membesar karena gedung yang terletak di utara Gapura Gading perbatasan Karanganyara-Sragen itu berisi barang-barang yang mudah terbakar.
Sementara itu, tujuh unit pemadam kebakaran (damkar) dari Karanganyar, Solo, dan Sragen didatangkan ke lokasi untuk memadamkan api.
Hingga pukul 11.10 WIB, api dan kepulan asap maaih terlihat di lokasi. Sementara, arus lalu lintas dari Sragen menuju Solo dialihkan ke lajur barat, berbagi dengan kendaraan dari arah Solo menuju Sragen.
Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Solopos.com