Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Sragen – Jalur kereta api Solo-Gundih (Grobogan) sempat terendam banjir yang mengakibatkan terganggunya perjalanan kereta api. Banjir disebabkan hujan deras yang mengguyur wilayah Kalioso, Kalijambe, hingga Gemolong di Kabupaten Sragen, Sabtu (13/8/2022) sore.

Dampak hujan deras ini, saluran drainase tak mampu menampung air hujan hingga mengakibatkan banjir. Akibatnya laju KA berjalan lambat untuk menghindari kecelakaan. Bahkan KA Brantas mengalami pemberhentian luar biasa di km 93+4/6 petak jalan Kalioso-Salem pada sekitar pukul 17.22 WIB.

Baca juga: Booster Jadi Syarat Perjalanan, Penumpang Kereta Api Daop IV Semarang Turun Drastis

Manager Humas PT KAI Daerah Operasional (Daop) 6 Yogyakarta Supriyanto mengungkapkan, pada pukul 17.15 WIB menerima laporan dari petugas di Stasiun Sumberlawang bahwa ada genangan air di jalur KA. Tepatnya di km 93+4/6 petak Jalan Kalioso-Salem. Genangan air itu disebabkan imbas dari hujan deras yang mengguyur seputaran Kalijambe, Sragen.

”Kemudian pada pukul 17.22 WIB, KA Brantas atau KA 109 berhenti luar biasa di Stasiun Kalioso untuk menerima pemberitahuan tersebut. Selanjutnya KA Brantas melanjutkan perjalanan dengan kecepatan hanya 5 km/jam untuk melewati jalur yang tergenang air itu. Tim PT KAI masih memantau dan melakukan pengamanan di lokasi tersebut,” ujarnya, seperti dikutip dari Solopos.com.

Akibat banjir itu sejumlah KA penumpang mengalami keterlambatan. Supriyanto menyebut, KA Brantas terlambat 23 menit dari jadwal; KA Joglosemarkerto (KA 191) terlambat 12 menit; dan KA Joglosemarkerto (KA 196) terlambat 70 menit.

Hingga Sabtu malam, Tim KAI masih memantau dan memperkuat kondisi di jalur tersebut agar KA bisa berjalan dengan kecepatan normal.”Saat melewati genangan KA Brantas sempat berhenti sebentar di tengah jalur KA untuk memastikan jalurnya aman. Setelah itu berjalan pelan dengan kecepatan 5 km per jam. Kami akan melakukan penguatan fondasi di lokasi supaya saluran air lancar sehingga tidak menggenangi jalur KA,” ujarnya.   Penulis: Dani AgusEditor: Dani AgusSumber: solopos.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler