Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Boyolali – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Boyolali mencatat tenaga kesehatan (Nakes) penerima vaksinasi dosis keempat atau booster dosis kedua di Boyolali baru 51 persen atau 1.866 orang. Meski begitu, Dinkes yakin vaksinasi nakes bisa mencapai 100 persen

”Kalau nakes nanti pasti bisa 100 persen yang tervaksin. Karena merasa wajib untuk dirinya sendiri,” kata Kepala Dinkes Boyolali Puji Astuti seperti dikutip Solopos.com, Senin (26/9/2022).

Saat disinggung mengenai vaksin dosis keempat untuk masyarakat, Puji menjawab dirinya menunggu instruksi dari pemerintah pusat.

Baca: Stok Kosong, Vaksinasi Booster Kedua Nakes di Kudus Mandek Sementara

”Kalau masyarakat umum kita masih nunggu intruksi dari pusat,” terangnya.

Meski begitu, Puji mengimbau masyarakat untuk selalu taat protokol kesehatan. Ia mengingatkan pandemi yang belum berakhir.

Ia juga mengimbau untuk masyarakat yang belum melaksanakan vaksinasi dosis I dan II untuk segera vaksin.

”Kami masih temui lho, sudah mulai aktivitas dan masyarakat boleh moving ternyata dosis I ada yang belum, dosis II belum, apalagi dosis III. Padahal vaksin sangat berpengaruh pada imun antibody dalam tubuh,” jelas dia.

Puji mengungkapkan kendala stok vaksin Covid-19 yang makin menipis di Dinkes Jateng, sehingga, ia mengatakan Dinkes harus bijak dalam menggunakan vaksin.

Baca: Target Vaksinasi Booster Kedua Nakes di Kudus Meleset, Takut Moderna?”Kalau sudah dapat booster, cukup aman. Untuk dosis keempat itu menguatkan. Kami yang penting stok vaksin aman. Saya enggak mau kalau ada masyarakat membutuhkan vaksin tapi kami bilang kosong,” jelasnya.Untuk vaksinasi Covid-19, Puji mengatakan Dinkes masih membuka gerai di kantornya setiap hari. Pelayanan di Puskesmas, sebut dia, juga masih diadakan setiap Kamis dan Sabtu.Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Boyolali, Teguh Tri Kuncoro, menambahkan data terkait stok vaksin yang dimiliki Dinkes Boyolali.”Stok vaksin ada 2.748 dosis. Yang berada di Dinkes ada 900 dosis. Sisanya tersebar di seluruh Puskesmas yang ada di Boyolali,” jelas dia.Ia menjelaskan dua ribuan vaksin yang dimiliki Dinkes Boyolali adalah jenis Pfizer. Sementara itu, terkait data cakupan vaksinasi dosis I di Boyolali, Teguh menyebutkan berada di angka 86,13 persen atau 802.517 sasaran.”Dosis II mencapai 79,65 persen atau 741.218 orang dan dosis ketiga kami masih di angka 26,13 persen atau 192.907,” terangnya. Penulis: SupriyadiEditor: SupriyadiSumber: Solopos.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler