Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kepastian itu setelah Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng) melakukan klarifikasi kepada yang bersangkutan dan melakukan penyelidikan. Termasuk meminta penjelasan beberapa saksi di sekolah setempat.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdik Kota Semarang Suwarto mengaku, sudah menindaklanjuti informasi tersebut dan memanggil kepala SD yang dituduh berbuat asusila. Setelah dilakukan penyelidikan, ia pun memastikan jika kabar yang viral di medsos itu sepenuhnya bohong.

”Sudah dikonfirmasi dan ditindaklanjuti. Hal tersebut tidak ada atau tidak benar,” kata Suwarto seperti dikutip Solopos.com.

Suwarto mengaku begitu kabar terkait kepala SD di Semarang yang melakukan tindak asusila di ruang kerja viral di medsos, pihaknya langsung memanggil pihak yang bersangkutan.

Pihaknya juga meminta koordinaator satuan pendidikan setempat untuk mengklarifikasi unggahan yang viral di medsos Twitter itu.

Dari hasil pendalaman, Suwarto mengatakan bahwa kepala sekolah tidak pernah melakukan sebagaimana yang dituduhkan satu akun Twitter yang mengunggah informasi tersebut.

Dalam unggahan Twitter, akun @MissMegha1717 menuduh oknum kepala sekolah melakukan perselingkuhan di area sekolah, dengan memasukkan laki-laki yang bukan muhrimnya di ruang kepala sekolah.”SDN Sembungharjo 01 Genuk gimana nih? Jangan suka ngajak lelaki yang bukan mahramnya di satu ruangan KS [kepala sekolah] terus dikunci. Hotel banyak Bu,” demikian cuplikan cuitan akun tersebut di Twitter.Mengenai detail pertemuan tersebut, termasuk penjelasan kepala sekolah yang bersangkutan, Suwarto mengatakan bahwa intinya tidak ada kejadian sebagaimana yang dituduhkan oleh pemilik akun Twitter itu.”Yang jelas enggak ada kejadian yang di-MissMegha [dituduhkan] tersebut,” tegas Suwarto. Penulis: SupriyadiEditor: SupriyadiSumber: Solopos.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler