Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Sugimin yang meninggal pada H-1 pencoblosan, Selasa (16/4/2019) lalu menempati nomor urut 10 di Dapil 1 yakni Sragen, Masaran dan Sidoharjo. Perolehan suara Sugimin yang diketahui meninggal karena diracun seorang perempuan itu kemungkinan masih terus bertambah, lantaran proses penghitungan belum rampung.

Dikutip dari Solopos.com, tak hanya Sugimin, caleg dari PDI Perjuangan yang sudah meninggal dunia, Sutrisno, juga tetap ada yang memilih saat pemilu. Padahal Sugimin yang tercatat sebagai caleg i Dapil 4 yakni Mondokan, Sukodono, Gesi, Tangen dan Jenar itu telah meninggal dunia cukup lama, yakni 13 Desember 2019 lalu.

Bahkan suara sementara yang didapat Sutrisno cukup banyak, yakni mencapai 104 suara. Kemungkinan suaranya juga masih akan bertambah.

Diberitakan sebelumnya, Sugimin yang saat ini masih menjabat sebagai Anggota DPRD Sragen ditemukan tak bernyawa di daerah Wonogiri. Dari hasil pemeriksaan polisi, Sugimin meninggal karena diracun.

Pelakunya seorang wanita berinisial N, yang punya hubungan dengan korban. Pelaku diketahui seorang dosen di sebuah perguruan tinggi dan merupakan seorang pengusaha konveksi.

Kasatreskrim Polres Wonogiri AKP Aditiya Mulya Ramdani menyatakan, pelaku sudah ditangkap dan telah ditetapkan sebagai tersangka.Motif pembunuhan diduga kuat karena sakit hati. Namun tidak dijelaskan secara jelas, penyebab sakit hati itu. “Si terduga pelaku atau N ini motifnya sakit hati terhadap korban” ujar Aditya.

Baca juga:
Kepolisian memastikan kematian almarhum Sugimin, murni pembunuhan berencana dengan cara diracun.Sementara itu, Kapolres Wonogiri AKBP Uri Nartanti Istiwidayati menambahkan, pihaknya mendapat petunjuk jika korban pembunuhan dari hasil sementara autopsi beberapa organ dalam korban.“Organ tubuh apa saja, belum bisa kami sebutkan, pokoknya kejanggalan dan dari keterangan tersangka. Tim penyidik kami pun mengungkap pembunuh korban adalah N dan statusnya kami tingkatkan menjadi tersangka,” terangnya.Saat ini tersangka N sudah ditahan pihak kepolisian dan untuk sementara waktu kita titipkan dulu di Rutan Wonogiri setempat, karena tersangka perempuan. Tidak bisa dicampurkan dengan tersangka laki-laki dari kasus lain. Penulis: Ali MuntohaEditor: Ali MuntohaSumber: Solopos.com, Tribratanews Polda Jateng

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler