Kamis, 23 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Peristiwa nahas tersebut terjadi saat korban yang mengendarai sepeda motor Astrea Grand bernopol AD 4048 ZG berjalan dari barat ke timur.

Di saat bersamaan Indra Prasetyo (16) warga Dukuh Trugo, Kelurahan Jatiwarno, Kecamatan Jatipuro, Karanganyar  yang mengendarai Honda Vario AD 4552 QP berjalan dari arah sebaliknya.

Baca: Tabrakan Tiger vs Mio, Pelajar di Pati Meregang Nyawa di Lokasi Kejadian

”Sesampainya di TKP, sekitar pukul 21.00, pengendara Vario tak bisa menguasai laju kendaraan karena jalan menurun dan bergelombang hingga berjalan terlalu ke kanan. Secara bersamaan muncul Honda Astrea dari arah berlawanan lalu keduanya bertabrakan,” katanya, Rabu (3/6/2020).

Akibat dari kecelakaan itu, pengendara Honda Vario mengalami patah tulang di tangan kanan, lecet di kaki.

Sementara pembonceng Honda Vario Agus Setiawan (16) warga Dukuh Klumpri, Kelurahan Jatiwarno, Kecamatan Jatipuro, Karanganyar menderita luka di kaki dan tangan serta mengalami pusing dan muntah.
Sementara pembonceng Honda Vario Agus Setiawan (16) warga Dukuh Klumpri, Kelurahan Jatiwarno, Kecamatan Jatipuro, Karanganyar menderita luka di kaki dan tangan serta mengalami pusing dan muntah.Baca: Korban Bus Indonesia Guling di Kudus, 4 Tewas, dan 45 Luka Akan Disantuni Jasa RaharjaSedangkan pembonceng Honda Astrea Grand Tri Andika Mohammad Dhohir (15) warga Serut, Kecamatan Nguter, Sukoharjo mengalami luka pada lutut kaki kanan sobek dan tangan kanan lecet.“Semua korban dibawa ke Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Selogiri Wonogiri. Untuk pengendara Astrea Grand meninggal di rumah sakit diduga mengalami pendarahan di kepala dalam,” terangnya. Reporter: SupriyadiEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler