Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Batang – Netizen kembali dibuat geram oleh aksi teror begal payudara. Kali ini, teror tersebut menimpa seorang warga Batang di Kecamatan Blado.

Hal itu terjadi setelah akun instagram @batanginfo.id, Minggu (04/07/2021) mengunggah sebuah foto dengan caption terkait aksi tak senonoh tersebut.

Dalam caption yang dibagikan, diceritakan korban sudah dibuntuti seorang laki-laki saat melintas di Kecamatan Blado. Sesampainya di Kuburan Simbang, pelaku mulai melancarkan aksinya dengan memeras payudara korban.

"Kejahatan motif baru gengs pelecehan. Korban wong kemloko dari arah blado dewean (sendirian) diikuti wong lanang (seorang pria) tekan kuburan simbang payudarane di remes" wong kurang ajar," ujar keterangan tertulis dalam foto tersebut.

"Pelaku motor vario 125 helem putih. Selalu hati" gengs wong ng dalan saiki orang mung incer gowonanmu harga dirimu juga," jelasnya.

Ungguhan itu langsung menjadi sorotan warganet. Tak sedikit dari mereka yang gusar dan meresahkan pelaku begal payudara tersebut.



 










View this post on Instagram









 

A post shared by BATANG INFO (@batanginfo.id)

"Astaghfirullah meresahkan," ucap akun @endangsari7191."Eh Ya Allah," ujar akun @cinannnnn."Begal payudara wes tekan batang yo min," tanya akun @adityaan."Perhatian buat para perempuan kalo pergi jgn sendiri jgn keluar malam2 juga.. sayangi diri anda dan semoga kasus sprti ini segera dpt penanganan dr pihak yg berwenang," ungkap akun @roamedmiliana"Bukannya bersyukur hidup di Jawa (tata krama yang tinggi walau tidak kenal), merasa dari kecil jarang ada berita kayak gini pelecehan. Namun di jaman sekarang teknologi yg knowlah, jadi di desa2 udah ada bibit2 yang seperti ini. Kalau ketangkap beri hukuman seberat-beratnya #memalukan," jelas akun akun @aji_arifiansyah. Reporter: SupriyadiEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler