Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Brebes – Sigit Nus Ismail, bocah berusia 11 tahun warga Desa Glonggong, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes ditemukan tak bernyawa setelah dinyatakan hilang tenggelam sejak Senin (13/9/2021). Korban berhasil ditemukan tim SAR Gabungan sejauh dua km dari lokasi korban tenggelam

Kapolsek Wansari AKP Mulyono mengatakan, sebelumnya korban Sigit bersama dua temannya yakni M Ilman Maulana (11) dan M Ismail Al Falah (8) berenang bersama di Sungai Pemali, Desa Lengkong, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Senin (13/9/2021).

Nahas, saat berenang tersebut, tiba-tiba datang arus sungai dari arah selatan. Derasnya arus membuat ketiganya tenggelam dan sempat terseret arus.

Dalam kejadian itu, Ilman dan Ismail berhasil diselamatkan salah seorang warga setelah terseret arus hingga 10 meter. Sedangkan korban Sigit terseret arus hingga sempat dilakukan pencarian.

”Pagi tadi Pukul 09.00 WIB korban yang sempat hilang akhirnya ditemukan oleh petugas gabungan dalam keadaan tak bernyawa. Selanjutnya korban kami evakuasi ke RSUD Brebes untuk selanjutnya diserahkan ke pihak keluarga,” katanya dalam siaran pers di laman Humas Polri, Selasa (14/9/2021).
”Pagi tadi Pukul 09.00 WIB korban yang sempat hilang akhirnya ditemukan oleh petugas gabungan dalam keadaan tak bernyawa. Selanjutnya korban kami evakuasi ke RSUD Brebes untuk selanjutnya diserahkan ke pihak keluarga,” katanya dalam siaran pers di laman Humas Polri, Selasa (14/9/2021).Dalam pemeriksaan, tambah Kapolsek, tim medis dari Puskesmas Jagalampeni yang dipimpin oleh dr Dhyaksa Cahya Pratama tidak menemukan tanda-tanda penganiayaan.”Pemeriksaan juga disaksikan pihak keluarga. Saat ini jenazah sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk di lakukan proses pemulasaraan dan pemakaman,” tandasnya. Reporter: SupriyadiEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler