Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Korban ditemukan oleh Tim SAR sekitar 700 meter dari lokasi awal kejadian. Setelah ditemukan, jenazah korban langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapat penanganan sebelum akhirnya diserahkan ke keluarga.

Kepala Kantor SAR Semarang Heru Suhartanto mengatakan, jenazah korban ditemukan pukul 13.20 WIB. Korban ditemukan setelah petugas dan relawan menyisir bagian utara Sungai Sambong.

”Korban berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan ke arah Utara jarak dari tempat kejadian kurang lebih 700 meter dalam keadaan meninggal dunia selanjutnya korban dibawa ke RSUD Kalisari Kabupaten Batang,” katanya.

Baca: Diduga Putus Asa Kena Komplikasi, Kakek di Batang Lompat ke Sungai Sambong

Atas ditemukannya korban, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada tim SAR gabungan yang telah melakukan operasi pencarian sejak Kamis (13/4/2023) kemarin.
”Dengan ditemukannya korban maka operasi SAR dinyatakan selesai. Tim yang terlibat kembali kesatuannya masing- masing,” tutupnyaSebelumnya, seorang warga Kelurahan Proyonanggan Utara, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, bernama Poniman dilaporkan tengelam di Sungai Sambong, Kamis (13/4/2023) siang.Kakek 74 tahun itu diduga sengaja melompat dari jembatan Sungai Sambong lantaran putus asa atas penyakit komplikasi yang diderita.Kepala Kantor SAR Semarang Heru suhartanto menceritakan, kejadian memilukan tersebut terjadi Kamis (13/04/2023) siang sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu, saksi Wardi bin Kurdi (55) melihat korban melompat dari Jembatan Sambong yang memiliki ketinggian delapan meter dari permukaan air sungai Sambong”Diduga korban mempunyai riwayat penyakit komplikasi dan putus asa dalam penyembuhan. Sehingga sengaja menceburkan diri untuk mengakhiri hidupnya,” katanya.

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler