Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Semarang - Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Sukirman mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada masyarakat Jawa Tengah, yang telah mematuhi imbauan pemerintah untuk tidak mudik, dan mematuhi protokol kesehatan selama silaturahmi dengan sanak keluarga.

Hal itu disampaikan Sukirman di sela-sela acara halalbihalal virtual bersama Gubernur, Wakil Gubernur dan Forkompimda serta seluruh stake holder Jawa Tengah, Senin (17/5) di Gradhika Bakti Praja Semarang.

“Sejak tanggal 6 Mei sampai H-1, DPRD melakukan pengawasan di setiap pos perbatasan. Memang tampak lengang kendaraan pribadi maupun umum masuk dan keluar Jawa Tengah. Artinya masyarakat Jawa Tengah di perantauan memang tertib dan patuh, dan kami sangat menghargai semua proses ini,” ujarnya.

Namun Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menegaskan, pemerintah tetap harus waspada mengendalikan perkembangan situasi Covid pascalebaran. Kerja keras yang sudah baik dari semua pihak harus dipertahankan, jangan lagi ada mobilitas kegiatan masyarakat yang bisa menyebabkan kenaikan Covid.

Sukirman mengapresiasi kerja keras Pemerintah yang sudah maksimal. Salah satu di antaranya, adalah mengendalikan seluruh ASN untuk tidak mudik. Larangan ini juga disertai kontrol yang baik, tidak sebatas dilarang, lalu tanpa kontrol.

“ASN ini pelayan masyarakat dan Alhamdulillah sudah memberi contoh yang baik. Saya kaget juga ternyata ASN harus membuktikan tidak mudik dengan absen virtual alias “serlok”. Nah kerja keras ini, jangan sampai rusak karena pasca-lebaran ini ada aktivitas masyarakat yang tidak terkendali,” paparnya.Ke depan, tambahnya, dengan kondisi yang sudah baik ini, tentu pemerintah harus segera merealisasikan program-programnya. Seperti recovery ekonomi, pembelajaran tatap muka, dan penurunan angka covid serta penurunan angka kemiskinan harus dilanjutkan.DPRD saat ini sedang membahas usulan Gubernur untuk melakukan Perubahan RPJMD. “Semua akan kami hitung dengan cermat, terutama perbaikan ekonomi, pendidikan, dan penurunan angka kemiskinan,” tandasnya. Reporter: Yuda Aulia RahmanEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler